Merapi Alami 5 Kali Awan Panas Guguran Selama Sepekan

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis, selama sepekan dari Jumat (27/9) hingga Kamis (3/10), cuaca di sekitar Gunung Merapi, cerah pada pagi hari dan malam, sedangkan siang hingga sore berkabut.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santosa, Jumat (4/10) di kantornya menjelaskan asap kawah terlihat paling tinggi 150 meter dari puncak yang teramati di Pos Pengamatan Gunung Merapi di Jrakah dengan ketebatal asap hingga sedang, bertekanan lemah.

“Ketinggian asap yang mencapai 150 meter dari puncak itu teramati terjadi pada Rabu (25/9) pukul 05.30 WIB,” katanya.

Menurut Agus Budi Santosa, selama tujuh hari pengamatan terjadi 5 kali awan panas guguran ke arah barat daya (hulu Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter. Guguran lava teramati sebanyak 204 kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.800 meter dan suara guguran terdengar 4 kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang.

BACA JUGA  Merapi Alami 2.226 Gempa MP dan 1.116 Gempa Guguran

Menurut dia, morfologi kubah barat daya teramati adanya perubahan akibat adanya aktivitas pertumbuhan kubah, guguran lava dan awan panas guguran. Untuk morfologi kubah tengah tidak ada perubahan morfologi yang signifikan. Berdasarkan analisis foto udara tanggal 21 Agustus 2024, volume kubah barat daya terukur sebesar 2.777.900 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.366.900 meter kubik.

Kegempaan di puncak Gunung Merapi, sebanyak 968 kali yang didominasi oleh gempa guguran atau RF (rock fall) sebanyak 943 kali. Sedangkan gempa awan panas guguran sebanyak 6 kali, 9 kali, gempa fase banyak (MP) 9 kali, gempa tektonik (TT) sebanyak8 kali.

“Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu yang mencapai 967 kali,” katanya.

Grafik kegempaan

Sementara deformasi, jelasnya jarak tunjam EDM (electronic distance measurement) di sektor barat laut dari titik tetap BAB0 ke reflektor RB2 pada
kisaran 3.840,908 meter hingga 3.840,937 meter, dan ke reflektor RB3 pada kisaran 3.414,066 meter hingga 3.414,079 meter. Baseline GPS Labuhan Jrakah berkisar pada 7.108,12 meter hingga 7.108,14 meter.

BACA JUGA  BPPTKG Catat Awan Panas Guguran Merapi Terjadi 112 Detik

“Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak tunjam rata-rata sebesar 0,1 centimeter perhari, relatif sama dibandingkan minggu lalu. Lampiran 1.d menunjukkan grafik deformasi di Gunung Merapi,” katanya.

Deformasi puncak Gunung Merapi dimaknai sebagai perubahan bentuk tubuh gunung api akibat aktivitas magma.

Upaya mitigasi

Meski sempat terjadi hujan yang tercatat di Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang 35 milimeter per jam dengan durasi 95 menit pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas hujan sebesar 35 mm/jam selama 95 menit di Pos Kaliurang namun tidak menimbulkan penambahan aliran air maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Merapi.

BACA JUGA  Merapi Alami 4 Kali Awan Panas Guguran sepanjang Minggu Siang

“Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi BPPTKG merekomendasikan agar melakukan upaya–upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi yang terjadi saat ini seperti peningkatan kapasitas masyarakat dan penyiapan sarana prasarana evakuasi.”

“Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” katanya.

Saat ini, BPPTKG masih menyematkan level III atau Siaga. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak