Pansus DPRD Cium Aroma Kampanye Terselubung PJ Wali Kota Pekanbaru

LAPORAN Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Pekanbaru 2023 yang sedang dalam proses pembahasan Panitia Khusus DPRD Kota Pekanbaru terkesan ugal-ugalan. Bahkan Pansus mencium ada aroma kampanye terselubung dalam penggunanya yang terkesan mengarah ke terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Kami melihat terkesan penggunanya ugal-ugalan dan tidak tepat sasaran. Ada aroma kampanye terselubung yang kami lihat dalam penggunaannya dan terkesan mengarah ke TSM, terstruktur, sistematis, dan masif,” kata Ketua Pansus LKPJ Dapot Sinaga, Jumat (19/4).

Ia mengungkapkan, pihaknya berharap pemerintah pusat tidak lagi memperpanjang masa jabatan Penjabat (PJ) Wali Kota Pekanbaru saat ini untuk ketiga kalinya. Pasalnya, jabatan PJ Wali Kota Pekanbaru Muflihun telah diperpanjang selama dua kali dan akan berakhir pada Mei mendatang.

BACA JUGA  Greenlab Indonesia Berkomitmen Bangun Industri Berkelanjutan

“Harapan masyarakat Kota Pekanbaru kepada pusat untuk tidak gegabah dalam memperpanjang atau mengangkat PJ Wali Kota Pekanbaru berikutnya. Karena yang menjadi korban masyarakat Kota Pekanbaru. Pusat itu tidak pernah merasakan apa yang dirasakan kami,” tukasnya.

Sejauh ini, lanjutnya, rapat pansus masih berjalan dengan OPD Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Tim pansus menyisir pertanggungjawaban yang disusun oleh Pihak Pemkot Pekanbaru.

“Tadi yang menjadi titik tekan dari anggota pansus adalah seringnya terjadi pergeseran anggaran tanpa pemberitahuan kepada DPRD selama tahun 2023. Kalau tadi kita simak sebanyak 4 kali,” ujarnya.

Kemudian, sambungnya, ditemukan ketidak singkronan data yang diberikan sebagai dokumen LKPJ. Data yang diserahkan dan data yang ada di OPD terkait berbeda angkanya sehingga muncul kecurigaan terkesan asal-asalan dalam penyusunan, apalagi dalam penggunaan anggaran tersebut.

BACA JUGA  Program Makan Bergizi Gratis di Pekanbaru Tertunda

“Alokasi dari mandatori UU tentang pendidikan diduga tidak terpenuhi atau digeser untuk kepentingan lain,” ujarnya.

Ia mengatakan, anggaran di pendidikan lebih banyak pada kegiatan rutin dari pada untuk infrastruktur penunjang. Padahal, kegiatan infrastruktur itulah yang lebih membutuhkan perhatian saat ini.

“Adanya program-program yang sifatnya pribadi bukan sejalan dengan RPJMD terdahulu yang mana kita tahu seharusnya pemerintah kota melanjutkan untuk menyelesaikannya. Bukannya buat program pribadi yang tidak tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru yang sudah sangat sering kita suarakan sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pembahasan masih belum selesai. Pihaknya menargetkan semua OPD akan dilakukan pengecekan hingga tim pansus melakukan finalisasi dan mengeluarkan hasil rekomendasi.

BACA JUGA  Ribuan Anggota Legislatif Main Judol

“Sampai semua OPD kita cek, sampai nanti kita finalisasi dan berikan rekomendasinya,” ujarnya. (RD/M-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Presiden Minta Mendagri tidak Ragu Pecat Bupati Aceh Selatan

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bahwa keputusan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang memilih pergi umrah di saat wilayahnya terdampak bencana banjir dan longsor tidak bisa dibenarkan. Itu sebabnya ia meminta Menteri Dalam…

Bungkam si Nyonya Tua, Napoli Gusur Inter dari Puncak Klasemen

NAPOLI sukses menundukkan Juventus 2-1 dalam lanjutan Serie A Italia di Stadion Diego Armando Maradona, Senin (8/12/2025) dini hari WIB. Kedua gol Partenopei yang menghempaskan si Nyonya Tua tersebut dicetak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Park Na-rae Umumkan Hiatus di Tengah Tuduhan Pelecehan

  • December 8, 2025
Park Na-rae Umumkan Hiatus di Tengah Tuduhan Pelecehan

RM Ungkap BTS Sempat Pertimbangkan Bubar Saat Hiatus

  • December 8, 2025
RM Ungkap BTS Sempat Pertimbangkan Bubar Saat Hiatus

Kemenhut Investigasi Kerusakan Hutan di Hulu DAS Tapanuli

  • December 8, 2025
Kemenhut Investigasi Kerusakan Hutan di Hulu DAS Tapanuli

Presiden Minta Mendagri tidak Ragu Pecat Bupati Aceh Selatan

  • December 8, 2025
Presiden Minta Mendagri tidak Ragu Pecat Bupati Aceh Selatan

Kemenkes Percepat Pemulihan RSUD di Aceh–Sumut–Sumbar

  • December 8, 2025
Kemenkes Percepat Pemulihan RSUD di Aceh–Sumut–Sumbar

Drummer Legendaris Yaya Moektio Meninggal di Usia 68

  • December 8, 2025
Drummer Legendaris Yaya Moektio Meninggal di Usia 68