Tim Gabungan Melokalisasi Kebakaran Batubara di Muarojambi

APARAT kepolisian akhirnya mendatangi lokasi kebakaran ribuan ton batubara di stockpile milik PT Bumi Borneo Inti (BBI) di daerah Sungai Gelam, Kabupaten Muatojambi yang terjadi sejak pekan lalu.

Tim Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi datang bersama aparatur dari Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup dan aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi pada Jumat (9/8).

Kedatangan tim gabungan tersebut merupakan respon terhadap aspirasi masyarakat sekitar Sungaigelam, yang mulai resah. Sebab selain menimbulkan polusi udara, warga khawatir bara api dari tumpukan batubara yang terbakar, merambat ke lahan gambut sekitar lokasi stockpile yang terbakar.

Tim gabungan tersebut dipimpin Kasubdit IV Tipidter Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Reza Khomeini. Turut mendampingi Kasi Kedaulatan BPBD Provinsi Jambi Lailatul Qodri, Kalakhar BPBD Muaro Jambi Ahmad Ridwan, Kasi Binwas Dinas ESDM Provinsi Jambi, M. Nuh,  Kasi Pengendalian Kerusakan Lingkungan Dinas LHK  Provinsi Jambi Amru dan sejumlah personel  Polres Muara Jambi.

BACA JUGA  Gubernur Kalsel Raih Penghargaan PROKLIM 2024 dari KLHK

Dilakukan pendinginan

Atas nama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Reza Khomeini mengatakan ia bersama tim turun untuk mengecek kebakaran tumpukan batubara yang dilaporkan dan dikeluhkan warga.

“Saat ini lokasi batubara yang terbakar sedang dilakukan pendinginan oleh BPBD Kabupaten Muaro Jambi dengan cara menyiram air. Dan melokalisir lokasi dengan membuat sekat  mengunakan alat berat,” jelas Reza.

Selanjutnya,  dari pengecekan ini, Polda Jambi akan melakukan klarifikasi terhadap pemilik IUP dan pemilik lahan atas kejadian ini.

“Hal ini dilakukan untuk mengetahui keabsahan pihak perusahaan melakukan penambangan dilokasi tersebut,” katanya.

Kualitas udara

Dari pihak ESDM menyebutkan akan melaporkan hasil kunjungan tersebut kepada Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM untuk mengeluarkan rekomendasi kepada perusahaan pemilik stockpile, dan ditembuskan ke Polda Jambi.

BACA JUGA  Polda Jambi Kembali Masuk Nominasi Lima Terbaik

Sementara itu, terkait dampak pencemaran udara dari kebakaran batubara tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, akan mengambil sample kualitas udara di sekitar lokasi kejadian. (Sal/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak