Penggilingan Plastik di Kedung Solo Cemari Lingkungan

  • Blog
  • July 23, 2024
  • 0 Comments

WARGA RT 2 dan RT 3 Desa Kedung Solo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan kegiatan gudang dan tempat penggilingan plastik di wilayah mereka.

Tidak hanya menimbulkan suara bising, kegiatan penggilingan plastik menimbulkan polusi bau tidak sedap, dan sumur warga juga berubah keruh.

Dari pantauan di lapangan, gudang dan tempat penggilingan plastik itu berdekatan dengan permukiman warga. Sudah lebih dari tiga tahun, warga harus merasakan dampak dari aktivitas penggilingan plastik itu.

“Warga sudah tak nyaman dengan keberadaan usaha penggilingan itu. Baunya tidak enak, sumur-sumur warga juga menjadi bau berubah warna akibat limbah yang dibuang sembarangan,” kata salah satu warga Agung Wahono, Selasa, (23/7).

BACA JUGA  Bandara Juanda Layani 14 Juta Penumpang Selama 2024

Pemilik usaha penggilingan plastik tersebut diketahui milik Jamiin, warga asli di desa tersebut. Usaha penggilingan tersebut sudah lama berdiri sekitar 15 tahun lalu.

“Dulu tidak seperti ini, karena yang diolah plastik bersih. Nah, sejak plastiknya itu dari tempat pembuangan akhir Jabon, plastik-plastik tersebut menimbulkan bau. Ini sangat mengganggu warga,” kata Agung.

Agung kemudian menunjukkan proses pembuangan limbah dari lokasi itu ke sungai. Terlihat ada pipa dari bagian belakang penggilingan plastik menuju langsung ke sungai untuk membuang limbah.

Belum ada Solusi

Menurut Agung, warga sudah mengingatkan kepada pemilik, agar usaha yang digelutinya tidak menganggu kenyamana warga, namun hal itu tak diindahkan. Pihak RT yang mendapatkan keluhan warga juga tidak mendapatkan solusi.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah Ramadan

“Kami bingung harus mengadu ke siapa. Bahkan kami juga melaporkan kondisi disini ke kepala desa juga tidak ada solusi alias dibiarkan begitu saja,” kata Agung.

Agung bersama kuasa hukumnya kemudian melayangkan aduan tersebut ke pihak desa, kecamatan, Satpol PP hingga kepolisian. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut terkait keberadaan usaha yang dinilai mengganggu ketentraman masyarakat.

“Kami berharap ada jalan keluar dari pemerintah. Kami tidak melarang siapapun memiliki usaha atau bisnis. Tapi jangan sampai bisnis tersebut dapat merugikan orang lain/warga,” kata Agung.

Sementara itu Ketua RT 2 Suroso mengakui dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menangani persoalan warga tersebut. Meski berkali-kali dilakukan teguran, namun tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Laporkan Mutasi ASN ke Kemendagri

“Banyak warga yang mengeluh ke kami soal bau tak sedap, sumur-sumur yang sudah berubah warna dan bau. Kami sudah mengingatkan berkali-kali kepada pemilik agar tidak sampai mengganggu kenyamanan warga. Namun tidak digubris,” kata Suroso. (OTW/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Fapet UGM Raih Silver Winner Media Relations Award 2026

  • August 3, 2026
Fapet UGM Raih Silver Winner Media Relations Award 2026

Remaja Asal Tangerang Jadi Korban Kejahatan Jalanan di Sleman

  • August 3, 2026
Remaja Asal Tangerang Jadi Korban Kejahatan Jalanan di Sleman

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

  • August 3, 2026
Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

Empat Penumpang Meninggal dalam Insiden Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2

  • August 2, 2026
Empat Penumpang Meninggal dalam Insiden Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2

Semifinal dan Final Piala Presiden di Bali, SC Upayakan Penonton Hadir

  • August 2, 2026
Semifinal dan Final Piala Presiden di Bali, SC Upayakan Penonton Hadir

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Wisata Berbasis Alam di Kota Bandung 

  • August 2, 2026
Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Wisata Berbasis Alam di Kota Bandung