ASN Pemprov Jateng Harus Tingkatkan Profesionalitas

APARATUR Sipil Negara (ASN) Pemprov Jateng diminta meningkatkan profesionalitas. Profesionalisme itu meliputi peningkatan kinerja pelayanan pada masyarakat hingga tak boleh ada yang terlibat jual beli jabatan.

Khusus soal jual beli jabatan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan beberapa kali.

Bahkan ia menyindir jika ASN ada yang kerjanya “kasak-kusuk”, “mutar-muter”, untuk cari jabatan maka termasuk kategori tak profesional. Hal itu juga menyalahi peran ASN sebagai pelayan masyarakat.

“ASN kasak kusuk, muter sana muter sini, untuk cari jabatan. Jabatan itu amanah. Kita akan pelototi siapa yang profesional dan tidak,” tegas Ahmad Luthfi saat memberikan arahan pada ASN di acara Apel Pagi dan Halal Bihalal bersama pegawai Pemprov Jateng, Selasa (8/4).

BACA JUGA  Jateng masih Butuh 2.418 Dapur SPPG Dukung Program MBG

Mantan Kapolda Jateng itu tak ambil pusing pada latar belakang ASN. Entah siapa orangnya, latar belakangnya apa,  hingga bagaimana proses masuknya.

Ia hanya melihat profesionalisme kerja semata. Jika seorang ASN kerja profesional, sepenuh hati ikhlas, dan mau melayani masyarakat, maka ia menyebut ASN itu akan mendapat jabatan yang lebih tinggi.

“Saya tidak lihat bapak ibu siapa, dari mana, nggendong siapa, tidak dilihat. Saat ini yang dilihat adalah kinerja,” ujarnya.

“Siapa yang profesional, nanti yang akan dapat jabatan. Mempersulit pelayanan pada masyarakat adalah pantangan birokrasi kita,” tandasnya.

ASN Pemprov Jateng harus jadi pelayan masyarakat

Ibarat birokrasi itu kendaraan, maka ia menyebut ASN adalah bahan bakarnya. Agar pelayanan birokrasi pada masyarakat baik, maka butuh bahan bakar yang baik pula.

BACA JUGA  Sarung Batik dan Semangat Tri Sakti Bung Karno

Untuk itu ia menekankan, ASN adalah pelayan dan bukan sebagai tuan. Dalam menjalankan tugas juga mesti mematuhi aturan. Pada momen Idul Fitri ini, Ahmad Luthfi juga meminta maaf jika pada waktu kurang lebih dua bulan menjabat gubernur ada kesalahan.

Apalagi ia memiliki program Ngopeni Nglakoni yang harus berkeliling 35 kabupaten dan kota di Jateng, sehingga belum banyak bertemu dengan ASN.

“Mungkin ada tutur kata dan tingkah laku kemarin-kemarin selama 2 bulan dan ada kesalahan, kami mohon maaf,” pinta Ahmad Luthfi di apel pertama yang ia pimpin secara langsung.

Ia menyakini ASN Pemprov Jateng sudah semakin profesional. Pada momen Idul Fitri kali ini, usai ASN besilaturahim bertemu sanak keluarga serta saudara.

BACA JUGA  Industri Tembakau di Kudus siap Tampung Eks Buruh Sritex

Maka lebih fresh dan bisa kembali bekerja dengan lebih baik lagi. Ahmad Luthfi menyebut ASN Jateng lebih “menyala” untuk melayani masyarakat. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit