Jelang Lebaran, Toko Sarung di Pusat Kota Sidoarjo Diserbu Pengunjung

MENJELANG  Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, toko sarung yang ada di pusat kota kawasan Jalan Gajah Mada Sidoarjo ramai diserbu pengunjung.

Pemilik toko, Umar Lahji, 39, mengatakan, kenaikan penjualan sarung terjadi pada pekan terakhir menjelang lebaran. Bahkan dalam sehari, di toko miliknya mampu menjual hingga 200 buah sarung dengan omzet mencapai Rp200 juta.

” Alhamdulillah, di hari-hari mendekati lebaran penjualan meningkat pesat naik 200 persen, malah banyak yang beli,” kata Umar, Jumat (28/3).

Kalau pada hari biasa, kata Umar, pembeli sarung lebih banyak dari kalangan pesantren atau dari lulusan pesantren. Ada juga sebagian warga karena sarungnya sudah lama atau rusak, ingin mengganti dengan sarung motif baru.

“Tapi kalau momen jelang Lebaran seperti saat ini, semua kalangan yang beli,” kata Umar.

Tradisi warisan

Menurut Umar, warga membeli sarung di momen Lebaran dinilai paling pas karena merupakan tradisi warisan umat muslim dalam hal fashion untuk ibadah.

BACA JUGA  Dukung Arus Mudik, Tiga Ruas JTTS Dioperasikan Fungsional

Maka tidak mengherankan banyak yang membeli sarung, untuk dijadikan hadiah bagi orang tua, saudara atau kolega dengan kualitas terbaik.

Umar menambahkan, ada tiga jenis sarung paling diminati di tokonya. Masing-masing sarung tenun tangan, tenun mesin dan printing.

“Tenun tangan ini lebih mewah dan mahal karena masih menggunakan cara tradisional dalam pembuatannya. Kalau tenun mesin ini banyak juga peminatnya karena harganya middle atau menengah biasanya motif jacquard songket.”

“Selain itu sarung print yang harganya lebih terjangkau dibawah sarung tenun tangan dan sarung tenun mesin. Sarung printing tahun ini mengalami peningkatan yang pesat dan meski dari produsen barang terbatas,” kata Umar.

Harga sarung di toko milik Umar Lahji tersebut bervariasi tergantung jenisnya. Sarung tenun tangan yang paling mahal mulai Rp800 ribu hingga Rp4 juta per buah. Sarung tenun mesin mulai Rp500 ribu hingga Rp800 ribu, sementara sarung jenis printing dibandrol mulai harga Rp70 ribu sampai Rp150 ribu per buah.

BACA JUGA  KAI Logistik Siap Layani Distribusi Barang untuk Arus Balik

” Alhamdulillah, ramadan penuh berkah, omzet dalam sehari sampai ratusan juta rupiah,” kata Umar.

Jenis kain

Umar juga memberikan tips pada konsumen dalam memilih sarung berkualitas antara lain dengan jeli memilih jenis kain. Dia menyarankan memilih bahan yang nyaman dan sesuai untuk aktivitas sehari-hari.

“Utamakan memilih sarung berbahan katun, rayon, atau sutra karena memiliki sirkulasi udara yang baik dan menyerap keringat, bisa juga bahan linen juga nyaman dan suci saat dipakai beribadah,” kata Umar.

Umar berharap keberadaan sarung tetap lestari sebagai warisan tradisi. Tidak hanya itu, namun juga bagi para pembuat turut menjaga kualitas terbaik, motif serta desain yang menarik.

BACA JUGA  Wali Kota Bandung Ingatkan Warga Soal Sampah Pasca-Lebaran

“Selain itu semoga kedepan perekonomian di Indonesia ini membaik dan akan berdampak positif bagi pedagang sarung serta industri sarung itu sendiri,” ujarnya.

Untuk hadiah

Salah satu pembeli sarung, Irawan, 34, mengatakan, dia belanja sarung sebagai hadiah lebaran kepada keluarga dan teman-temannya. Hadiah sarung dinilainya paling pas saat momen Lebaran, karena akan dipakai untuk Sholat Idul Fitri dan sholat sehari-hari.

“Beli disini tergolong terjangkau kalau beli banyak sekalian, kualitasnya juga bagus, ini saya beli yang jenis printing,” kata Irawan. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Penumpang Whoosh Bandung Disarankan Gunakan KA Feeder

KCIC memprediksi hari ini (Minggu, 6/4) menjadi puncak arus balik penumpang Kereta Cepat Whoosh pada masa libur Lebaran. Hingga pagi ini, tiket yang telah terjual telah mencapai 20.000 lembar dan…

Liburan ke Jepang tanpa Izin, Lucky Hakim Terancam Sanksi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyindir Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang pergi berlibur ke Jepang tanpa izin. Perbuatan itu bertolak belakang dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri yang melarang kepala…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Madura United Bekuk 10 Pemain Persija

  • April 6, 2025
Madura United Bekuk 10 Pemain Persija

PFI dan AJI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis oleh Ajudan Kapolri

  • April 6, 2025
PFI dan AJI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis oleh Ajudan Kapolri

Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UGM Dipecat

  • April 6, 2025
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UGM Dipecat

Penumpang Whoosh Bandung Disarankan Gunakan KA Feeder

  • April 6, 2025
Penumpang Whoosh Bandung Disarankan Gunakan KA Feeder