Uji Coba Lalu Lintas di Plengkung Gading Dimulai

UJI coba lalu lintas melalui  Plengkung Gading (Plengkung Nirboyo) menjadi searah dari utara dimulai hari ini, Senin (10/3)

Sedangkan dari arah selatan, barat dan timur tidak diperbolehkan masuk kawasan Kraton Yogyakarta melalui Plengkung Gading.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta Wiyos Santosa mengatakan uji coba minggu pertama berlangsung selama empat jam dalam sehari. Pagi dua jam dan sore dua jam.

 “Sesi pagi dari pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan sesi dua dari pukul 15.00 hingga pukul 17.00 WIB,” kata Wiyos, Senin (10/3).

Dalam masa uji coba ini, kendaraan dilarang masuk plengkung dari arah selatan.

Ia menyebutkan selama masa uji coba, arus lalu lintas yang melintas plengkung hanya dari arah utara atau dari arah dalam ke luar menuju perempatan Jalan MT Haryono-Jalan Sutoyo (arah barat – timur) dan Jalan D.I Panjaitan (ke arah selatan).

BACA JUGA  Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta Keracunan MBG

Wiyos mengemukakan, pelaksanaan uji coba minggu pertama ini akan berlangsung selama seminggu. Kemudian  akan dilakukan analisia dan evaluasi.

Selanjutnya akan dilakukan uji coba tahap kedua, dengan penutup selama 24 jam arus lalu lintas yang masuk ke arah plengkung.

“Artinya alam uji coba tahap kedua ini juga dilakakukan pengaturan lalu lintas melintas Plengkung Gading se arah dari arah utara saja,” jelas Wiyos.

Uji coba lalu lintas kurangi beban Plengkung Gading

Menurutnya uji coba ini memang dilakukan dengan menjadikan Plengkung Gading se arah dari utara atau dari dalam ke selatan dan tidak membuka akses ari selatan masuk plengkung.

Alasannya arus lalu lintas dari arah utara yang keluar ini lebih banyak dibandingkan dengan arus lalu lintas yang masuk dari arah selatan, arah timur (Jalan Sutoyo) belok kanan .

BACA JUGA  Kraton Yogyakarta Naikkan Pangkat Abdi Dalem

Maupun dari arah barat (Jalan MT Haryono) belok ke kiri serta dari Jalan D.I Panjaitan atau lurus dari selatan.

Menurut Wiyos, dengan ketidakseimbangan arus melalui plengkung dengan beban lebih tinggi dari arah utara, maka pengaturan melintas plengkung juga hanya searah dari utara ke selatan.

Setelah masa uji coba selesai baru akan diputuskan penutupan se arah arus lalu llintas di Plengkung Gading.

Ia menyebutkan, penutupan searah itu akan dilakukan setelah hasil kajian terhadap plengkung ditemukan kerusakan yang harus dicegah agar tidak mengalami kerusakan yang lebih berat.

Kerusakan yang ditemukan oleh tim dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta berupa retakan-retakan akibat beban kendaraan melintas.

Selain pengaturan arus lalu lintas, jelasnya, ke depan juga akan dilakukan renovasi untuk menjaga kelestarian plengkung.

BACA JUGA  Uyon-uyon Hadiluhung Akan Tampilkan Srimpi Merak Kesimpir

Plengkung Gading adalah gerbang keraton Yogyakarta yang melengkung dan berwarna putih. Plengkung Gading juga dikenal sebagai Plengkung Nirbaya.

Raja yang bertahta, tidak diizinkan melalui Plengkung Nirbaya. Raja hanya diperbolehkan melewati Plengkung Gading saat wafat dan dibawa ke Kompleks pemakaman Raja-Raja Mataram Imogiri.

Atau raja boleh melewati Plengkung Gading ketika meloloskan diri karena kraton diduduki musuh.

Kraton Yogyakarta dahulu memiliki 5 plengkung. Yakni Plengkung Tarunasura, Plengkung Nirbaya, Plengkung Madyasura, Plengkung Jaga Surya dan Jagabaya.

D iantara kelima plengkung tersebut yang paling terkenal ialah Plengkung Gading dan Plengkung Tarunasura atau Plengkung Wijilan. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan