Prana Borobudur Restaurant Destinasi Kuliner di Borobudur

PRANA Borobudur Restaurant hadir di kawasan Candi Borobudur  sejak 1 Desember lalu.

Restoran ini terletak strategis di jalur keluar kawasan wisata menuju parkiran Kampung Seni Borobudur, menjadikannya lokasi yang mudah diakses oleh wisatawan.

Prana Borobudur Restaurant merupakan hasil kolaborasi antara PT. Berkat Kana Abadi (BKA) dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko.

Merupakan bagian dari Injourney, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan objek wisata. PT. BKA telah dikenal lewat bisnis kuliner seperti Madam Tan Restaurant dan Madam Tan Catering di Yogyakarta.

Restoran dua lantai yang mengusung tema arsitektur kontemporer ini menawarkan beragam fasilitas, mulai dari area makan indoor dan outdoor, bakery, gelato, hingga gift shop.

BACA JUGA  Bakso Bintang Asia Bandung Perpaduan Kuliner Asia Tenggara

Dengan kapasitas lebih dari 200 orang, Prana Borobudur juga dirancang untuk menjadi venue berbagai acara, seperti gathering, pertemuan, dan pesta pernikahan skala kecil.

Restoran ini menyajikan beragam menu fusion yang memadukan cita rasa Asia, Western, dan Nusantara. Selain itu, gift shop di Prana Borobudur menyediakan berbagai produk khas lokal.

Beberapa di antaranya adalah Bakpia Juwara Satoe, koleksi batik dari Bianti Butik, tas etnik berbahan alam dari Gendhis Bags, serta produk UMKM lainnya.

Prana Borobudur jadi magnet wisatawan

Menurut drg. Robertoshan, Owner Representative Prana Borobudur Restaurant, restoran ini dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar tempat makan.

“Prana Borobudur Restaurant menjadi magnet baru bagi wisatawan,” ujarnya.

BACA JUGA  Libur Imlek 2026, Prambanan Dikunjungi 26.904 Wisatawan

“Di sini, pengunjung tidak hanya bisa menikmati makanan dan minuman, tetapi juga berbelanja oleh-oleh khas lokal yang dikurasi dengan baik,” lanjut Robertoshan.

Kehadiran restoran ini menambah fasilitas wisata di Candi Borobudur, memberikan pilihan kuliner sekaligus ruang belanja oleh-oleh bagi para wisatawan.

Prana Borobudur diharapkan dapat menambah pengalaman wisata di salah satu situs warisan dunia UNESCO tersebut, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Prana Borobudur buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Tersedia juga layanan makan malam khusus dengan reservasi minimal 30 orang.  (Htm/S-01)

BACA JUGA  InJourney Luncurkan Wisata Borobudur Sunset

Siswantini Suryandari

Related Posts

169 Warga di Tasikmalaya Positif HIV/AIDS Didominasi LSL dan Usia Produktif

KASUS HIV/AIDS di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami peningkatan cukup signifikan. Sejak Januari sampai Juni tercatat 169 kasus HIV dan didominasi lelaki seks dengan laki-laki (LSL) dan usia produktif. Peningkatan…

2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

MUSIM kemarau sudah mulai berdampak di beberapa wilayah di Priangan Timur, Jawa Barat. Salah satunya berkurangnya pasokan air bersih. Kekeringan tersebut, menyebabkan 2.500 hektare lahan pertanian di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemendikdasmen Kirim 5,5 Juta Buku ke 24.609 SD dan SMP

  • July 31, 2026
Kemendikdasmen Kirim 5,5 Juta Buku ke 24.609 SD dan SMP

169 Warga di Tasikmalaya Positif HIV/AIDS Didominasi LSL dan Usia Produktif

  • July 31, 2026
169 Warga di Tasikmalaya Positif HIV/AIDS Didominasi LSL dan Usia Produktif

2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

  • July 31, 2026
2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

Awasi Kinerja ASN, Pemkot Tasikmalaya Kembangkan Aplikasi Si Kece Badai

  • July 31, 2026
Awasi Kinerja ASN, Pemkot Tasikmalaya Kembangkan Aplikasi Si Kece Badai

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin