Jalan Provinsi Jawa Barat di Sukabumi dan Cianjur Bisa Dilalui

RUAS jalan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur sudah bisa dilalui kendaraan secara bergantian.

Kepala Dinas Bina Marga da Penataan Ruang Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono mengatakan sejumlah ruas jalan provinsi maupun nasional terdampak bencana, sebagian besar sudah bisa dilewati meski secara bergantian.

“Untuk penanganan dan percepatan perbaikan kita turunkan 11 tim lapangan dengan dilengkapi sejumlah alat berat ekskavator, wheel loader, Hamm hingga compactor,” papar  Bambang, Kamis (11/12).

Menurut Bambang, sejumlah ruas jalan provinsi yang sudah bisa dilalui secara bergantian baik oleh roda dua maupun empat, di antaranya ruas Sukabuni-Sagaranten dan Cikembar-Jampang Tengah-Kiaradua.

Kemudian Waluran-Malereng-Palangpang-Puncak Darma-Cisaar. Tegalbuleud-Sagaranten serta ruas jalan Cibadak-Cikidang-Palabuhan Ratu.

BACA JUGA  Bencana Hidrometeorologi Landa Empat Kapanewon di Sleman

“Sedangkan jalan yang masih terputus dan dalam penanganan, yaitu jalur Cisaar- Sp. Loji dengan alternatif jalan desa dan jalur Sp. Loji-Puncak Darma,” terang Bambang.

Saat ini jalan terputus sedang ditangani dengan membangun jembatan darurat.

Sedangkan jalan nasional yang sudah bisa dilalui, yakni jalur Kiara Dua-Waluran, Bagbagan-Kiara Dua, Surade-Tegalbuleud-Sindangbarang serta jalur Cibadak-Pelabuhan Ratu.

Untuk jalan nasional yang hingga saat belum bisa dilalui, yakni jalur Waluran-Jampang Kulon.

Jalan terus dibersihkan dari material longsor

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat telah membersihkan material longsor di 58 titik longsor dari total 128 titik bencana, khususnya pada ruas jalan provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA  BMKG Prediksi Hujan masih Terjadi Sampai 14 Juli

Terutama  di ruas jalan provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur sudah bisa dilalui kendaraan meskii bergantian.

Kemudian ada 44 titik amblas, lima titik di antaranya sudah mendapat penanganan dan sudah dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Adapun 20 titik banjir sudah surut. Selain itu, dua jembatan yang ambruk atau rusak berat saat ini masih dalam proses penanganan dengan pemasangan jembatan Bailey.

Demikian juga empat jembatan yang rusak ringan sudah diperbaiki. (Rava/S-01)

BACA JUGA  88 Lubang Tambang Ilegal di TNGHS Sukabumi Ditertibkan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan akan terus menata sejumlah kota dan kabupaten, khususnya yang menjadi jalur Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Salah satu kawasan yang akan ditata yaitu sepanjang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

  • May 12, 2026
Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

  • May 11, 2026
KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

  • May 11, 2026
Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

  • May 11, 2026
DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

  • May 11, 2026
KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

  • May 11, 2026
Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat