Makan Bergizi Gratis akan Sasar 82,9 Juta Jiwa

MAKAN bergizi gratis yang menjadi program unggulan pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan menyasar 82,9 juta jiwa.

“Jumlah sasaran penerima makan bergizi gratis ini nantinya ada sekitar 82,9 juta jiwa,” kata Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Jumat (11/10).

Badan Gizi Nasional akan berkolaborasi dengan semua unsur, termasuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Berkolaborsi dengan  BKKBN untuk penanganan stuntingnya, karena kami diberi kewenangan untuk intervensi gizinya,” kata Dadan dalam keterangan resmi.

Ia menegaskan mekanisme pelaksanaannya terus dimatangkan.

Sebab program tersebut dinilai dapat mengatasi masalah stunting. Makan Bergizi Gratis ini menyasar anak sekolah dari SD Sampai SMA, balita, ibu hamil dan menyusui.

BACA JUGA  Nutrisi untuk Menu Makan Bergizi Gratis Harus Terpenuhi

Menurutnya progam ini untuk menyelesaikan tahapan pertumbuhan mulai dari kandungan, lahir, menyusui dan bertumbuh hingga SMA.

Dadan menambahkan perubahan nama dari makan siang gratis menjadi makan bergizi gratis setelah uji coba di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan hasil uji coba, anak usia PAUD-SD kelas 2 menghabiskan waktu di sekolah sampai pukul 10.00. Makanan akan dikirim pada pukul 08.00.

Sedangkan untuk anak SD kelas 3-6, bersekolah hingga pukul 12.00, maka makanan akan diterima pukul 09.00.

Untuk anak sekolah SMP-SMA, jam sekolah hingga pukul 14.00 atau 16.00, makanan diterima sekitar pukul 11.30.

Penerimaan makan yang berbeda-beda ini maka nama program diganti makan bergizi gratis bukan makan siang gratis.

BACA JUGA  Muhammad Qodari Kritik Dapur SPPG Jl Kaliurang Cukup Panas

Pelaksana Tugas Kepala BKKBN Sundoyo membenarkan bahwa lembaganya bertanggungjawab penanganan stunting. Sedangkan Badan Gizi Nasional menangani intervensi gizi pada makanan.

Sundoyo mengungkapkan pihaknya sedang melakukan kajian penurunan stunting 2024 untuk menjadi dasar kebijakan intervensi stunting 2025. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

TIM Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu orang wisatawan yang terseret arus ombak Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut sejauh 800 meter. Korban selanjutnya, dibawa…

Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

PETUGAS gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana dibantu warga masih terus melakukan pemadaman lahan seluas 5 hektare yang membakar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Nangkaleah, Kampung Cioray, Desa Sukasukur,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

  • August 26, 2026
Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

  • August 26, 2026
Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

  • August 26, 2026
Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

  • August 26, 2026
Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

  • August 26, 2026
Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

  • August 26, 2026
Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka