Tidak Lolos Tes Kesehatan, KPU Minta Calon Wakil Bupati Maros Diganti

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros mengumumkan bahwa Bakal Calon Wakil Bupati Maros Suhartina TMS (Tidak memenuhi syarat) untuk maju.

Menurut Ketua KPU Maros Jumaedi, alasan Wakil Bupati Maros petahana itu, disebut tidak memenuhi syarat, meski penetapan calon kepala daerah baru dilakukan 22 September mendatang, lantaran hasil pemeriksaan kesehatannya mekomendasikan tidak layak.

“Kami telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan dan melakukan verifikasi dokumen syarat calon kepala daerah dan wakilnya. Hasil pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati  di Kabupaten Maros, dan hasilnya, bakal calon bupati dinyatakan memenuhi syarat. Wakilnya yang tidak memenuhi syarat,” urai Jumaedi.

Sayangnya, pihak KPU tidak punya kewenangan untuk membeberkan hasil dari pemeriksaan kesehatan yang mengakibatkan Ketua Partai Golkar Maros itu TMS.

BACA JUGA  Cabub Om Zein Targetkan Suara 60% di Pilkada Purwakarta

“Kami tidak bisa dan tidak punya kewenangan memberikan rician dan detailnya, kami hanya bisa mengatakan, TMS karena kesehatan,” tegas Jumaedi, Sabtu (7/9).

Tiga hari

KPU Maros pun telah menyampaikan kepada tim pasangan bakal calon M Chaidir Syam – Suhartina Bohari untuk mengajukan  penggantian calon.

“Mereka  diberi waktu tiga hari sejak berita acara hasil verifikasi berkas pasangan calon diberikan,” lanjutnya.

Jika hingga batas waktu tiga hari tidak ada usulan penggantian nama, maka pasangan bakal calon dinyatakan gugur.

Terpisah, Chaidir Syam mengaku, dirinya menghormati keputusan KPU Maros tersebut. “Kami mengapresiasi KPU Maros dalam transparansi yang dilakukannya itu,” ujarnya.

Di Kabupaten Maros hanya ada satu pendaftar untuk Pilkada serentak 2024 ini, yaitu pasangan petahana Chaidir Syam – Suhartina Bohari. Bahkan setelah waktu pendaftaran diperpanjang, tidak ada bakal calon yang mendaftar, lantaran partai diborong oleh pasangan ini.

BACA JUGA  Polda Jateng Berkomitmen Amankan Pencetakan Surat Suara

Sohartina Bohari sendiri diinformasikan, melalui perwakilannya, meminta ke Bawaslu Maros untuk dilakukan periksaan kesehatan ulang. Akan tetapi, hingga kini, Sohartina sendiri belum bisa dikonfirmasi. (Erlin/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau dan meresmikan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/9). Langkah itu…

Pemprov Jateng Bebaskan Denda dan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Mulai 21 September

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah resmi memberlakukan kebijakan relaksasi berupa pembebasan sanksi administratif pajak kendaraan bermotor, pajak progresif, hingga pembebasan sanksi Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari Jasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

  • September 19, 2026
Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

  • September 18, 2026
Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 18, 2026
Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tiba di Tanah Air, Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit

  • September 18, 2026
Tiba di Tanah Air,  Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit