Pemkot Ternate Siap Relokasi Korban Banjir ke Jambula

Pemerintah Kota Ternate bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) akan relokasi warga terdampak banjir bandang Kelurahan Rua ke Kelurahan Jambula.

Lahan relokasi disediakan oleh Pemerintah Kota Ternate dan pembangunannya akan dilakukan oleh BNPB.

Sedangkan daerah lokasi bencana di Kelurahan Rua akan dijadikan ruang terbuka hijau.

Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Jumat (30/8) mengatakan warga terdampak banjir bandang segera direlokasi,

“Relokasi sudah fix. Lahan atau tanah sekitar 2,6 hektar yang akan jadi tempat relokasi milik pemerintah di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate,” kata Rizal Marsaoly.

Bangun 100 Unit Rumah di Tempat Relokasi

Seperti dilaporkan oleh Diskominfo Kota Ternate, Wali Kota menyarankan agar BNPB membangun 100 unit rumah.

BACA JUGA  Banjir Terjang di Kota Mataram, 30 Ribu Warga Terdampak

“Kita kasih lebih saja, karena kita menghindari jangan sampai ada tambahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa 25 rumah rusak dan satu musala bisa berkembang bukan hanya ketentuan jarak 50 meter kiri dan 50 meter kanan.

“Tapi untuk rumah-rumah yang berpotensi bencana atau terkena dampak, sehingga kita harus bangun lebih dari 26 rumah,” ungkap Rizal.

Sekda juga mengapresiasi Irine Yusiana Roba Putri, anggota DPR RI yang ikut membantu mempercepat realisasi rumah untuk relokasi.

“Informasi Ibu Irine, kemungkinan dalam waktu 2-3 bulan ini sudah mulai proses pembangunan,” terangnya.

Rizal berharap pembangunan rumah bisa lebih cepat agar para pengungsi bisa cepat pindah ke rumah baru.

BACA JUGA  Evakuasi Korban Banjir dan Longsor Deli Serdang Terhambat

“Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dengan menyediakan tempat tinggal atau hunian yang layak dan nyaman bagi warga terdampak bencana banjir bandang Kelurahan Rua,” tutupnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari…

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Tasikmalaya terpantau naik menjalang ramadan. Bahan-bahan itu di antaranya cabai merah, telur, beras, bawang putih, daging ayam dan daging sapi. Kenaikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api