Bhre Mundur, Pasangan Respati-Astrid Muncul sebagai Paslon

KGPAA Mangkunegoro X yang akrab disebut Gusti Bhre mendadak mundur dari pencalonannya sebagai bakal calon walikota untuk Pilkada Solo 2024.

Padahal sudah ada empat parpol yang resmi merekomendasikan ia bersama Astrid Widaningsih untuk menjadi bakal pasangan calon, yakni PSI, PAN,PKB, dan PKS.

Berita Gusti Bhre mundur itu cukup mengejutkan masyarakat Solo dan mengubah kontalasi politik menjelang Pilkada Solo. Apalagi keputusannya untuk mundur itu disebut sebut setelah pertemuan dengan Ketum Gerindra yang sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto di Jakarta pada Selasa malam.

Dari Jakarta muncul keputusan sosok Respati Ardi, sebagai pengganti Gusti Bhre. Ia akan berpasangan dengan Astrid Widaningsih, Rektor Universitas Surakarta ( UNSA).

Kesepakatan bersama

Keputusan itu diklaim Ketua DPD Gerindra Solo, Ardiyanto Kuswinarno telah disepakati parpol Koalisi Indonesia Maju ( KIM) yakni, Gerindra, PSI, PAN, PKB ditambah PKS plus 5 parpol non parlemen seperti Partai Demokrat, NasDem, Perindo, PPP dan PBB.

Kepada Mimbar Nusantara, ia menyebutkan, bahwa mundurnya Gusti Bhre dari pencalonan walikota Solo dalam Pilkada 2024, sebagai kegagalan plan A yang harus cepat diantisipasi dengan Plan B, dengan hasil kesepakatan bulat parpol KIM Plus.

BACA JUGA  Bawaslu Kota Solo Butuh 856 Pengawas TPS untuk Pilkada

“Saya tadi sudah memastikan (Gusti Bhre) mundur. Sebelum saya bertemu di Pura Mangkunegaran kan baru mendengar, belum langsung dari pernyataan beliau. Nah sekarang sudah kepastian,” ungkap dia.

Partai Gerindra Solo adalah yang pertama kali mengusulkan Gusti Bhre untuk diusung menjadi balon walikota Solo. Karena itu, ketika terjadi perubahan, harus cepat memastikan kebenarannya. Dan ternyata, Respati Ardiyanto selaku Bendaharan Gerindra Solo yang menjadi pengganti Gusti Bhre.

“Nama itu juga tidak lepas dari usulan Gusti Bhre, dan apalagi selama proses penentuan pengusungan, Respati selalu dekat dan mendampingi Gusti Bhre dalam proses bakal calon. Juga keputusan itu last minute setelah Gibran (wapres terpilih) juga memberikan masukan,” sambung Ketua Gerindra Solo itu.

Hasil perhitungan

Disinggung alasan apa yang melatarbelakangi mundurnya Gusti Bhre dari upaya pengusungan, karena merasa banyak kalkulasi lingkungan (adat dan budaya), yang sulit untuk ditembus, dan juga hitung hitungan politik.

BACA JUGA  Bantu Wajib Pajak, Pemprov Jateng Beri Diskon PKB dan BBNKB

“Beliau menggambarkan, katanya mengatur yang kecil, dari keluarga saja belum bisa menyelesaikan. Ibu ( Gusti Kanjeng Putri Prisca Marina ) masih kekeuh belum mengizinkan. Nah kalau yang kecil saja belum bisa, apalagi yang besar dan cukup berat. Karena itu Gusti Bhre sadar diri, dibutuhkan banyak perhitungan,” sergah Ardoyanto Kuswinarno.

Meski sudah mengundurkan diri, Gusti Bhre mengaku tidak akan lepas tangan atas proses kesepakatan KIM Plus mengusung Respati – Astrid dalam kontestasi Pilkada Solo. Ia akan menjadi tim bayangan untuk memenangkan Respati – Astrid.

Disinggung mengapa KIM Plus tidak memilih Kaesang, yang dalam sejumlah survei dari beberapa lembaga survei cukup signifikan baik elektoral maupun popularitas. Tentang hal ini Kuswinarno menyebut, bahwa terlalu kecil bagi putra bungsu Presiden Jokowi untuk diusung.

Siap mengamankan

Pada bagain lain Chamim Irfani mengatakan, bahwa PKB Solo telah mendapatkan perintah dari DPP untuk mengamankan rekomendasi Respati – Astrid sebagai bakal paslon walikota-wakil walikota menuju Pilkada 2024.

” Sudah diganti dan kita siap mengamankan bersama parpol koalisi. Dan kami baru saja menerima undangan untuk rapat final sebelum mendaftarkan Respati – Astrid ke KPU besok ( Kamis,29/8),” ujar dia.

BACA JUGA  Jajaki Koalisi, Dedi Mulyadi Datangi Kantor DPD Demokrat Jabar

Sedang Ketua Partai Demokrat Solo Supriyanto yang mengaku mengikuti perkembangan detil mundurnya Gusti Bhre dan juga adanya perintah DPP, siap mengamankan. ” Sebagai parpol non parlemen juga berhak bergabubg dan mengusung. Kami siap memenangkan,” sergah Supriyanto.

Belum ada pendaftaran

Terpisah Ketua KPU Solo Bambang Christanto menegaskan bahwa hingga Rabu sore (28/8) belum ada bakal paslon mendaftarkan ke KPU, yang sudah membuka pendaftaran sejak Selasa (27/8).

” Baru Tim dari Mbak Astrid tadi siang konsultasi ke Help Desk KPU Solo,” kata Bambang kepada Media Indonesia seraya menyatakan, diharapkan bahwa Kamis (29/8) yang merupakan hari terakhir sudah ada yang mendaftarkan. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden