
KEPALA Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos. S.I.K., M.H. menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot Glen Malcolm Conning . Ia juga menyebut saat ini pihaknya masuh terus melanjutkan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut.
“Olah TKP di Distrik Alama telah selesai dan saat ini upaya penegakan hukum terhadap pelakunya sedang berproses,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno menambahkan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan beberapa lubang peluru di beberapa titik pada badan helikopter.
“Ya benar, berdasarkan hasil olah TKP, kami menemukan bahwa terdapat 9 lubang peluru pada bagian badan helicopter antara lain pada kaca atas, bagian rotor, baling-baling dan ekor helicopter. Selain itu kami juga menemukan 6 selongsong peluru kaliber 5,56mm di sekitar helicopter tersebut. Jenazah pilot ditemukan berada di dalam kokpit helicopter sebelah kiri,”jelas Bayu
Saat ini, lanjut dia, jenazah pilot telah dievakuasi dan divisum di RSUD Timika pada pekan lalu.
“Jenazah pilot telah diambil pihak PT Intan Angkasa Air Service dan telah dikirim ke Jakarta pada Rabu (7/8/2024) lalu. Sedangkan untuk hasil visum, kami masih menunggu surat resmi dari RSUD Timika,” jelas Bayu Suseno.
Lima anggota KKB
Selanjutnya Kaops menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, diketahui bahwa sejumlah anggota KKB dari Nduga sudah berada di lokasi selama seminggu sebelum melakukan pembunuhan. Mereka berjumlah lima orang, empat di antaranya membawa senjata api laras panjang dan satu orang membawa parang. Menurut keterangan para saksi yang mendengar mereka berbicara bahwa dari logat dan bahasanya diduga kuat merupakan orang dari daerah Nduga.
“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi dan dari keterangan mereka yang melihat, mendengar dan menyaksikan terjadinya pembunuhan terhadap pilot glen, telah kami identifikasi bahwa diduga pelakunya adalah KKB dari Nduga” jelas Faizal
Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 berkerjasama dengan Polres Timika tetap berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum, melakukan pengejaran dan mengungkap kasus ini secepatnya.
“Mohon doanya ya, semoga kasus ini dapat segera diungkap dan para pelakunya segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya” ujar Faizal. (*/N-01)







