Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Bangladesh karena Alasan Keamanan

  • Global
  • August 6, 2024
  • 0 Comments

UNJUK rasa massa di Banglandesh telah mengakibatkan lebih dari 70 orang tewas, termasuk 4 anggota kepolisian. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pun mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menunda perjalanan ke negara itu.

WNI sebaiknya menunda perjalanan ke Bangladesh hingga situasi dan kondisi keamanan negara itu benar-benar membaik dan normal kembali. Kemenlu RI juga meminta para WNI yang tengah berada di Bangladesh untuk terus waspada.

“Memperhatikan keselamatan dan keamanan, diimbau kepada para WNI di Bangladesh untuk meningkatkan kewaspadaan,” demikian pernyataan Kemenlu RI, Senin (6/8).

Selanjutnya, WNI di Bangladesh juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah untuk hal-hal yang tidak penting dan mendesak, serta menghindari kerumunan massa dan lokasi demonstrasi.

Kemenlu RI berharap agar para WNI di Bangladesh bisa terus menjaga komunikasi dan selalu mengikuti langkah-langkah untuk keadaan darurat yang ditetapkan oleh KBRI Dhaka.
WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi nomor Perwakilan RI di Bangladesh, KBRI Dhaka (+880-1-614-444-552), dan Direktorat Perlindungan WNI Kemlu (+62-812-9007-0027).

Sebelumnya Minggu (4/8), setidaknya 73 orang tewas dalam bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Dhaka dan kota-kota lain di seluruh Bangladesh, termasuk 14 polisi.
Protes terhadap sistem kuota pemerintah Bangladesh untuk pekerjaan publik meningkat pekan lalu setelah bentrokan kekerasan di Universitas Dhaka.

Pengunjuk rasa menuntut pengakhiran sistem kuota yang mengalokasikan 30% posisi pemerintah untuk anggota keluarga veteran perang 1971. Mereka menuduh adanya diskriminasi dan favoritisme terhadap pendukung Perdana Menteri Sheikh Hasina, yang partainya memimpin gerakan kemerdekaan. (Ant)

  • Anton Kustedja

    Related Posts

    Ribuan Orang Dilaporkan Tewas akibat Gelombang Panas di Eropa

    GELOMBANG panas masih terus melanda Eropa. Korban jiwa pun mulai berjatuhan akibat suhu ekstrem tersebut. Di Prancis, menurut surat kabar setempat melaporkan setidaknya sudah 9.000 orang meninggal di negara tersebut…

    Jutaan Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

    EMPAT bulan setelah tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, Iran akhirnya menggelar prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi mereka Ayatollah Ali Khamenei selama sepekan. Jutaan pelayat dari dalam dan luar negeri,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Ribuan Orang Dilaporkan Tewas akibat Gelombang Panas di Eropa

    • July 4, 2026
    Ribuan Orang Dilaporkan Tewas akibat Gelombang Panas di Eropa

    Hajar Filipina, Tim Voli Putri Indonesia Maju Perempat Final

    • July 4, 2026
    Hajar Filipina, Tim Voli Putri Indonesia Maju Perempat Final

    Jutaan Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

    • July 3, 2026
    Jutaan Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

    Kena OTT KPK, Bupati Langkat akan Diperiksa Lebih Lanjut

    • July 3, 2026
    Kena OTT KPK, Bupati Langkat akan Diperiksa Lebih Lanjut

    Klopp Terdepan Jadi Arsitek Jerman pasca-Mundurnya Nagelsmann

    • July 3, 2026
    Klopp Terdepan Jadi Arsitek Jerman pasca-Mundurnya Nagelsmann

    Singkirkan Aljazair, Swiss Tunggu Pemenang Laga Kolombia vs Ghana

    • July 3, 2026
    Singkirkan Aljazair, Swiss Tunggu Pemenang Laga Kolombia vs Ghana