Puluhan Bus Wisata Dari Solo dan Surabaya Diperbantukan ke IKN

TERMINAL Tipe A Tirtonadi Solo melaksanakan pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) 36 unit bus wisata yang akan dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selain di Solo masih ada 20 unit bus  wisata lain yang diperiksa kelayakannya di Terminal Purabaya, Surabaya.

“Bus-bus yang di ramp check di Tirtonadi ini dikoordinir oleh sebuah EO yang ditunjuk Ditjen Perhubungan Darat untuk penyelenggara selama di IKN,” ungkap Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Tirtonadi, Bandiyono kepada Mimbar Nusantara di sela kegiatan ramp check, Kamis (1/8).

“Kami tidak tahu persis jumlah perusahaan yang dilibatkan dan juga kenapa bus berasal dari daerah tertentu. Ini kewenangan EO,” lanjutnya.

Rencananya puluhan bus itu diberangkatkan menuju IKN lewat Surabaya pada 7 Agustus. Bus-bus itu akan digunakan untuk mobilitas petugas dan tamu undangan yang akan menghadiri Upacara Bendera HUT-RI ke-79 di IKN.

BACA JUGA  Polda Jabar Disarankan Tiru Polres Batang dan Jambi saat Terjadi Kecelakaan Bus

Bandiyono menegaskan uji kelayakan dilakukan selama dua hari, yakni 31 Juli dan 1 Agustus 2024. Pemeriksaan mencakup 3 unsur mulai dari kelengkapan administrasi, teknis, dan penunjang.

Pemeriksaan administrasi meliputi STNK, SIM, Kartu Pengawasan (KP) dan Kartu Uji. Sementara teknis mencakup sistem penerangan,  pengereman, badan kendaraan, ban, perlengkapan, pengukur kecepatan, penghapus kaca atau wiper dan tanggap darurat.

“Selain itu masih ada unsur teknis penunjang seperti ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pemecah kaca, alat pemadam api ringan, pembuka roda dan senter,” terang Bandiyono.

Hasil Ramp Check Bus

Dari hasil ramp check ditemukan satu unit bus yang kacanya bagian depan retak. Sehingga bus tersebut harus melakukan penggantian kaca atau diganti dengan unit bus yang baru.

BACA JUGA  UGM Luluskan 39 Ahli Smart Forest City

Terpisah Koordinator Keberangkatan, Andy menjelaskan puluhan bus yang akan diberangkatkan menuju IKN tahun perakitan minimal 2019.

Dari hasil ramp check, sejumlah bus tahun rakitan 2023. Bus-bus dari Solo dan Surabaya akan diberangkatkan menuju IKN pada 7 Agustus, dan akan  sampai di IKN  pada 10 Agustus.

“Keberadaan puluhan bus itu hanya untuk mengangkut tamu. Dan petugas yang akan mengikuti upacara kenegaraan 17 Agustus di IKN. Dan rangkaian kegiatan hingga 19 Agustus. 20 Agustus, bus bus akan kembali ke Jawa,” pungkas Andy. (WID/S-01)

BACA JUGA  Presiden Jokowi Mulai Berkantor di IKN Besok

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak