Pelabuhan Sampalan Berkomitmen Tingkatkan Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung

KEPALA Satuan Pelayanan Pelabuhan Sampalan Nusa Penida Robert Taufan mengatakan, Pelabuhan Sampalan Nusa Penida saat ini terus berbenah dari sisi infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya. Pembenahan ini terus dilakukan seiring pertumbuhan penumpang baik yang datang maupun pergi melalui Pelabuhan Sampalan.

Hingga saat ini, sudah ada 17 kapal berukuran besar dan kecil yang datang dan pergi di Pelabuhan Sampalan. Kapal itu melayani rute Sampalan-Kusama (Klungkung), Sampalan-Sanur (Denpasar) dan Sampalan-Gili (Lombok).

“Jadi tidak benar seperti dilansir beberapa media beberapa waktu bahwa Pelabuhan Sampalan hanya melayani kapal kecil karena kendala kolam manuver kapal yang kecil dan dangkal,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (1/8/2024).

Menurut Taufan, ada beberapa kapal besar yang memiliki daya angkut atau kapasitas 150 penumpang dan bahkan ada yang sampai 200 penumpang. Sebut saja misalnya Gangga Express 9, The Angka/ 6, The Angkal 7, S’Gening Diamond dengan kekuatan di atas 50 GT. Kapal besar ini juga melayani rute Kusamba, Sanur dan Gili.

BACA JUGA  Perhimpunan Fotografer Bali Boyong 24 Penghargaan di Ajang Salon Foto Indonesia ke-44

Kapasitas itu sama dengan beberapa pelabuhan lainnya yang ada di Bias Munjul Nusa Penida, Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, Kusamba, Sanur. Pertumbuhan penumpang pun, kata dia, terus naik setiap tahunnya sejak awal beroperasi Pelabuhan Sampalan.

Jumlah penumpang naik

Ia juga menegaskan bahwa pertumbuhan penumpang yang bergerak naik membuat Pelabuhan Sampalan terus berbenah baik infrastruktur di laut maupun di darat. Untuk di laut, pengerukan dilakukan secara rutin guna mencegah pendangkalan akibat abrasi.

Perbaikan dermaga apung di kolam parkir terus dilakukan. Kerusakan sekecil apa pun langsung dibenahi. Fasilitas darat di Pelabuhan Sampalan juga terus dibenahi. Di antaranya ruang tunggu penumpang seperti kursi atau bangku yang rusak langsung diperbaiki, patah langsung dilas kembali.

BACA JUGA  Semen Indonesia Berkontribusi Pembangunan Bendungan Sidan

Kebersihan toilet juga dijaga ketat dan berkelas dunia. Pekerjaan interior pelabuhan juga sering atau rutin dilakukan

“Petugas jaga kami siagakan selama 24 jam dengan pembagian satu shift selama 12 untuk 1 shif. Kebersihan dan tempat pembuangan sampah sudah teratur. Jadi sangat tidak benar kalau kondisi Pelabuhan Sampalan disebut kotor dan jorok,” ujarnya. (Aci/N-01)

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU