
MANTAN Kapolresta Jambi yang kini menjabat Komandan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Boy Sutan Binanga Siregar resmi menyandang gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Syaifuddin Jambi.
Melalui sidang promosi doktor (ujian terbuka) pada Senin (26/10), Boy Sutan yang belajar Bidang Studi Ilmu Syariah berhasil mempresentasikan disertasinya berjudul ‘Peranan Aparat Penegak Hukum dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pasca-pandemi Covid-19, Analisis Yuridis dan Kriminologis Dalam Hukum Islam’ dengan sempurna
Boy Sutan Binanga Siregar memaparkan disertasinya secara terbuka dan gamblang di hadapan dosen pembimbingnya Prof Dr H Kasful Anwar Us Mpd dan Prof Dr Yuliatin MHI dan lima orang dosen penguji yang diketuai Prof Dr Risnita MPd.
Setelah menjalani sidang, Boy Sutan Binanga Siregar berhasil menyelesaikan program doktoral selama 2,5 tahun. Dewan penguji bahkan memberinya predikat kelulusan cumlaude. Ia pun kini tercatat sebagai doktor ke-336 di UIN Sultan Thaha Syafuddin Jambi.
Sisihkan Waktu dari Tugas Kepolisian

Keberhasilan Boy meraih gelar doktor bukanlah perjalanan singkat. Selama kurang lebih dua setengah tahun menjalani pendidikan doktoral di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ia tetap mengemban tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Tuntutan tugas dan kesibukan kedinasan menjadi tantangan tersendiri dalam menyelesaikan pendidikan doktoral. Namun, melalui proses akademik yang dijalaninya, Boy akhirnya berhasil mencapai tahap akhir dengan hasil membanggakan.
Menurut Boy, sukses menyelesaikan pendidikan doktoral dengan predikat cumlaude tersebut memberikan ruang refleksi dan penguatan perspektif keilmuan yang sangat relevan dengan tugas kepolisian. Itu menjadi bekal dirinya dalam mengambil kebijakan yang berbasis kajian ilmiah.
“Pendidikan pascasarjana bukan sekadar gelar. Pendidikan ini adalah investasi strategis bagi peningkatan kualitas kepemimpinan dan pelayanan publik!” ungkap Boy Sutan Binanga Siregar bersemangat.
Keluarga jadi penyemangat
Sidang terbuka promosi doktor tersebut turut dihadiri oleh istri dan anak-anak Boy Sutan. Kehadiran keluarga menjadi bagian penting dalam perjuangannya
Dikatakan Boy, di balik pencapaian tersebut, terdapat perjalanan panjang yang membutuhkan disiplin, komitmen, dan kemampuan membagi waktu antara pendidikan serta tugas kedinasan. Dukungan keluarga menjadi bagian berharga dalam perjalanan tersebut.
Saat keluar ruang sidang doktoral Boy diiringi istri dan anak-anaknya, disambut karangan bunga ucapan selamat dari kerabatnya dari Jambi dan dari Kalimantan Selatan, daerah tempat ia bertugas sebagai Dansat Brimob Polda Kalsel.
“Gelar doktor ini bukanlah akhir perjalanan. Melainkan langkah baru untuk terus mengembangkan diri dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Boy. (OL/M-01)






