
SEBANYAK 128 peserta dari 67 tim mengikuti kejuaraan olahraga domino bertajuk Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Minggu.
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menyatakan kegiatan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kejuaraan dilaksanakan secara serentak di 101 titik di seluruh Indonesia. Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ajang ini menjadi wadah kolaborasi antara unsur TNI (Darat, Laut, Udara), Kepolisian, serta pengurus ORADO.
“Kegiatan ini diadakan dalam rangka HUT ke-79 TNI di 101 titik se-Indonesia. Harapannya, seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dan ‘ngayubagyo’ bersama. Domino yang biasanya dimainkan masyarakat saat ronda atau berkumpul santai kini diangkat menjadi bagian dari event olahraga resmi,” ujar Danrem 072/Pamungkas.
Ajang penjaringan atlet
Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO DIY, Sobri Emigasando, menyampaikan bahwa kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum penjaringan atlet profesional.
ORADO Domino saat ini telah terdaftar secara nasional di KONI dan tengah ditargetkan untuk masuk sebagai bagian dari anggota KONI DIY pada awal 2027.
“Saat ini kepengurusan di tingkat kabupaten/kota sudah terbentuk di Sleman dan Kulon Progo, lalu akan menyusul Bantul, Kota Yogyakarta, dan Gunungkidul. Kami menargetkan pembentukan selesai pada Desember 2026 sehingga siap mendaftar ke KONI DIY.”
“Ajang ini menjadi sarana pembinaan atlet agar siap berlaga di ajang bergengsi seperti PON 2028 mendatang,” jelas Sobri.
Ubah citra
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Menurutnya, wadah kompetisi resmi seperti ini sangat penting untuk mengubah citra permainan domino di masyarakat.
“Selama ini domino identik dengan permainan kumpul-kumpul santai. Melalui kejuaraan ini, domino diubah menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang kompetitif.”
“Harapannya, Pendopo Parasamya dapat menjadi saksi lahirnya atlet-atlet domino berprestasi dari Sleman yang kelak bisa berkiprah di tingkat nasional,” ungkap Danang. (agt/M-01)






