Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, KPK Bawa Bukti

TIM penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melanjutkan kasus terkait penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon. Kali ini komisi antirasuwah itu menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Kamis.

Hasilnya, mereka membawa sejumlah barang bukti sebanyak tiga koper. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan sedang melakukan penggeledahan.

“Hari ini, Kamis (17/9), penyidik memulai kegiatan penggeledahan. Penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta.

Budi mengatakan salah satu ruangan yang digeledah adalah ruangan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.

BACA JUGA  KPK Tangkap Wali Kota Madiun Bersama Beberapa ASN dan Swasta

Lengkapi alat bukti

Tangkapan layar KPK menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). (Dok.IG)

Budi mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan KPK untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

“Penggeledahan tersebut dibutuhkan penyidik untuk mencari dan melengkapi alat bukti dalam penyidikan perkara yang bermula dari peristiwa tertangkap tangan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026. Keesokan harinya, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Mereka adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.

BACA JUGA  Roadshow Bus KPK 2024 Digelar di Kota Bandung

Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Marc Marquez Makin Kukuh di Puncak Klasemen, Veda Buat Sejarah

PEMBALAP Ducati Lenovo Team, Marc Marquez menjadi yang tercepat pada balapan MotoGP Malaysia 2026 setelah memenangi balapan utama di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu. The Baby Alien finis di posisi…

Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

AC Milan berhasil memenangi Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah melibas Inter Milan 3-1 di Stadion San Siro pada Minggu. Ketiga gol Rossoneri dalam laga itu dicetak Christian Pulisic,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Respon Masalah Sampah Nasional, Yayasan Eksis akan Gelar Kongres

  • November 2, 2026
Respon Masalah Sampah Nasional, Yayasan Eksis akan Gelar Kongres

Dorong Pelestarian Genetik, Fapet UGM Gelar Kontes Kuda Lokal

  • November 2, 2026
Dorong Pelestarian Genetik, Fapet UGM Gelar Kontes Kuda Lokal

Rokok Kalahkan Belanja Gizi Keluarga, Pakar UGM Ingatkan Potensi Stunting

  • November 2, 2026
Rokok Kalahkan Belanja Gizi Keluarga, Pakar UGM Ingatkan Potensi Stunting

DIY Alami Inflasi 3,01 Persen sepanjang Oktober

  • November 2, 2026
DIY Alami Inflasi 3,01 Persen sepanjang Oktober

Atlet Savate Cianjur Raih Emas Perdana Cabor Ekshibisi Porprov XV Jabar

  • November 2, 2026
Atlet Savate Cianjur Raih Emas Perdana Cabor Ekshibisi Porprov XV Jabar

Kapolda DIY Ajak Siswa SMPN 1 Depok Sleman Tanamkan Disiplin dan Karakter

  • November 2, 2026
Kapolda DIY Ajak Siswa SMPN 1 Depok Sleman Tanamkan Disiplin dan Karakter