Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

SEBANYAK 4.940 mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengikuti kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 yang pembukaannya diselenggarakan di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Jalan Janti Yogyakarta pada Selasa.

Rektor UAD Prof. Muchlas, M.T., kepada para mahasiswa baru berpesan kini mereka menjadi bagian dari UAD yang akan menjalani pendidikan perkuliahan selama 3,5 hingga 4,5 tahun. Menurut Rektor, masa pendidikan tersebut menjadi kesempatan untuk tidak hanya belajar di kampus tetapi juga dipelajari di Yogyakarta.

“Serap sebanyak mungkin ilmu dari kampus dan dari Jogja. Ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan sekaligus membangun karakter,” kata Prof. Muchlas.

Dikatakan melalui kegiatan P2K Prakarsa 2026, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswa di lingkungan kampus.

Bukan sekadar pengenalan kampus

Mahasiswa baru UAD Yogyakarta mengikuti kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026. (Dok.Ist)

Para mahasiswa baru, lanjutnya, juga akan diberi orientasi bagaimana belajar di perguruan tiggi yang efektif, belajar secara mandiri yang efektif dan mengenal berbagai aktivitas kemahasiswaan.

Ditegaskan, P2K 2026 ini bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, tetapi para mahasiswa akan mendapatkan gambaran mengenai berbagai aktivitas organisasi yang dapat enjadi ruang untuk mengasah soft skill dan kepemimpinan.

BACA JUGA  Mahasiswa Internasional dari 31 Negara Rayakan Ramadan di Undip

Rektor berpesan agar mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius, menjaga kesehatan, dan memilih aktivitas kemahasiswaan sesuai minat masing-masing.

Organisasi kemahasiswaan

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, menjelaskan P2K menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal UAD secara lebih dekat.

Menurut dia, melalui kegiatan ini, selama sepekan para mahasiswa baru akan dikenalkan dengan lingkungan kampus, fakultas, program studi dan berbagai organisasi kemahasiswan.

“Ada 122 organisasi kemahasiswaan di lingkungan UAD yang dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri,” kata Gatot.

Mahasiswa UAD jelasnya akan dibekali bukan hanya dari perkuliahan yang terstruktur di ruang kuliah saja, tetapi juga pengalaman-pengalaman belajar di luar kampus.

Belajar kepemimpinan dan tambah pengalaman

Ia mendorong mahasiswa baru untuk setidaknya bergabung dengan satu organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat membantu membentuk kemampuan kepemimpinan dan memperluas pengalaman sosial mahasiswa.

BACA JUGA  KPK Tangkap Tangan Jajaran Rektorat Unsoed, Kemendikti Menyesal

Gatot menegaskan ada tiga modal yang diharapkan dimiliki mahasiswa ketika menyelesaikan pendidikan di UAD, yakni modal intelektual, modal sosial, dan modal moral.

“Insyaallah UAD memfasilitasi ketiga modal tersebut sebagai bekal bagi mahasiswa untuk lulus dan berkarya di luar kampus,” katanya.

Mahasiswa asing

Saat ini, mahasiswa UAD berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kampus tersebut juga menerima mahasiswa internasional, di antaranya dari China, Korea, Thailand, dan sejumlah negara lainnya.

Keberadaan mahasiswa asing tersebut tersebar di sejumlah program studi. UAD juga memiliki kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di China yang menjadi salah satu jalur masuk mahasiswa dari negara tersebut.

Selain itu, UAD memiliki 11 fakultas dan 60 program studi yang menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Rangkaian P2K Prakarsa 2026 dilanjutkan dengan penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru nasional dan internasional. Penyematan dilakukan oleh Ketua BPH UAD, Rektor UAD, Wakil Rektor, serta jajaran terkait.

BACA JUGA  ITB Raih UTBK Tertinggi pada SNBT 2024

Dalam seremoni tersebut juga diperkenalkan mahasiswa dengan sejumlah kategori khusus, antara lain mahasiswa yang berasal dari wilayah terjauh dan mahasiswa termuda.

Program beasiswa

Mahasiswa yang tercatat berasal dari wilayah terjauh adalah Yudhistira Al Fadlan, mahasiswa S1 Teknik Elektro asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke.
Sementara mahasiswa termuda adalah Nayla Fatimah Az-Zahra, mahasiswa S1 Psikologi yang berusia 16 tahun 6 bulan.

Dalam kesempatan itu, UAD juga menyerahkan beasiswa kepada dua mahasiswa baru, yakni Saila Salsabila dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, asal SMA MBS Zamzam Cilongok, Banyumas, serta Dian Nurwahid dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, asal SMKN 2 Karanganyar. (AGT/A-01)

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) meraih peringkat ketiga Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia berdasarkan total skor keseluruhan. Capaian itu menempatkan UGM dalam tiga besar perguruan tinggi dengan kinerja keberlanjutan terbaik…

Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi

WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berkesempatan memberi motivasi dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) 2026 di Gedung Graha Suhandani Universitas Koperasi Indonesia (Ikopin), Kabupaten Sumedang, Senin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu DIY Bersinergi dengan Kejati

  • September 16, 2026
Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu DIY Bersinergi dengan Kejati

Pemda DIY Serahkan Sertipikat Tanah Kasultanan dan Kadipaten

  • September 16, 2026
Pemda DIY Serahkan Sertipikat Tanah Kasultanan dan Kadipaten

Persib Bawa Pulang Tiga Poin dari Korsel Usai Tundukan FC Seoul

  • September 16, 2026
Persib Bawa Pulang Tiga Poin dari Korsel Usai Tundukan FC Seoul

Dewa United Permalukan Borneo FC di Samarinda

  • September 16, 2026
Dewa United Permalukan Borneo FC di Samarinda

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

  • September 16, 2026
Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

  • September 16, 2026
UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026