
WARGA kawasan pesisir timur Kabupaten Sidoarjo kembali dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar. Satwa liar tersebut terlihat di aliran sungai belakang kompleks Pergudangan CIP, Desa Kemiri, Kecamatan Buduran, pada Rabu (19/8) sore.
Keberadaan predator air tersebut pertama kali diketahui oleh rombongan pemancing yang hendak berangkat menggunakan perahu warga saat kondisi air sungai sedang surut. Hidayat, pemilik perahu setempat, menjelaskan bahwa para pemancing mendapati buaya tersebut sedang berdiam diri di pinggir sungai sebelum akhirnya berenang menjauh akibat terganggu aktivitas warga.
“Rombongan pemancing tiba-tiba melihat buaya di pinggir sungai. Namun, buaya tersebut langsung berpindah tempat setelah mengetahui adanya aktivitas manusia di sekitarnya,” ujar Hidayat.
Ia menduga kemunculan buaya ke permukaan dipicu oleh meningkatnya suhu air sungai. Hidayat menambahkan, fenomena ini belakangan cukup sering terjadi di sejumlah titik perairan pesisir Sidoarjo. Meski kerap muncul, keberadaan buaya sejauh ini dianggap tidak pernah menyerang atau mengganggu warga sekitar yang sudah terbiasa dengan fenomena tersebut.
Hindari aktivitas berisiko di sekitar sungai

Kendati situasi relatif aman, petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL), Suwardi, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang berisiko saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati, mengejar, atau mengganggu buaya jika menemukannya di permukaan maupun pinggir sungai. Karakter buaya umumnya akan menjauh dari keramaian, sehingga memberi jarak aman adalah langkah terbaik untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” kata Suwardi.
Pihak otoritas terkait meminta warga segera menjauh dan melapor jika menemukan keberadaan satwa tersebut demi menjaga keselamatan bersama. (OTW/M-01)






