Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.

“Kami masih terus mendata korban dan kerusakan di lapangan. Sebab  mungkib masih ada yang tertimbun bangunan runtuh,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa hingga Sabtu pukul 15.00 WIB, tercatat ada 38 orang meninggal dunia.

“Korban jiwa sampai dengan pukul 15.00 hari ini terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia,” kata Suharyanto dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu.

BACA JUGA  Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Bangunan rusak

Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan 11 orang lainnya luka-luka ringan. Dan sekitar 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri.

Pihaknya juga mencatat ada beberapa jalan yang longsor akibat gempa bumi, puluhan rumah warga mengalami rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

Untuk fasilitas kesehatan, tercatat satu rumah sakit di Maumere, mengalami kerusakan dan banyak puskesmas rusak.

“Menteri Kesehatan juga menginformasikan bahwa banyak puskesmas rusak dan satu rumah sakit  rusak di Maumere,” kata Suharyanto.

“Ada 5 bandara yang terdampak, tetapi bukan runaway. Yang terdampak rusak, apakah nanti masuk rusak ringan, rusak sedang atau rusak berat itu di gedung terminal ada 5,” katanya.

BACA JUGA  Bupati Pelalawan Minta Pemerintah Bantu Atasi Banjir Jalintim

Kemudian, untuk pelabuhan yang terdampak ada dua, yaitu Pelabuhan Reo dan Pelabuhan Maumere. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

SEBANYAK Lima Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan panen raya jagung secara serentak. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan penanaman jagung dalam program Desa Binaan Imigrasi…

Seekor Anak Gajah Berjenis Kelamin Jantan Lahir di TN Tesso Nilo

KABAR gembira datang dari Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin jantan lahir dari induk gajah binaan bernama Lisa (45)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

  • September 30, 2026
Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

  • September 30, 2026
Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

  • September 30, 2026
Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR