
SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mulai mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026, Senin di kampus setempat.
PKKBN 2026 akan berlangsung selama enam hari, Senin hingga Sabtu, dengan mengusung Tema Membentuk Generasi Inovatif, Berkarakter Bela Negara, dan Berdaya Saing Global untuk Indonesia Emas 2045.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam sambutan secara daring, mengatakan mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai agen perubahan. Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mahasiswa didorong untuk memgembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan daya saing.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” tutur Mendiktisaintek.
Karenanya, PKKBN 2026 diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai Kampus Bela Negara serta beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Mahasiswa internasional
Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., menyampaikan bahwa 5.880 mahasiswa baru merupakan putra-putri terpilih dari total 65.008 pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026.
“Kalian adalah sosok terpilih, maka tunjukkan bahwa kalian memang orang-orang yang pantas sebagai mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta,” ujar Rektor di hadapan mahasiswa baru.
Tahun ini, mereka juga menerima 15 mahasiswa internasional melalui beasiswa Wimaya International Scholarship (WIS), yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Pakistan, Gambia, Tanzania, Timor Leste, Turkmenistan, dan Republic of Cameron.
Selain itu, Kampus Bela Negara juga menerima tujuh mahasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) dan 13 putra-putri asal Papua. Perluasan cakupan mahasiswa ini merupakan 1 wujud komitmen UPN dalam memperluas akses, melakukan diversifikasi, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.
Ciri khas kampus
Dalam kesempatan tersebut, Rektor berpesan agar mahasiswa baru senantiasa menerapkan nilai-nilai Bela Negara selama menempuh pendidikan. Menurutnya, Bela Negara merupakan karakter sekaligus identitas yang menjadi ciri khas UPN dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.
Ia menegaskan UPN tidak boleh meninggalkan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pejuang, maka itulah sebabnya kenapa mereka harus menggunakan dasar Bela Negara sebagai kerangka implemnetasi kegiatan Tridharma
Guna membakar semangat mahasiswa baru, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PPIA), Dr. Ir. Rudiyanto memperkenalkan kiprah para alumni Kampus Bela Negara. Ia menyampaikan bahwa alumni Kampus Bela Negara telah berkiprah di pemerintahan pusat dan daerah, BUMN, perusahaan swasta nasional maupun multinasional, hingga menjadi tokoh masyarakat.
“Alumni UPN Veteran Yogyakarta saat ini berjumlah sekitar 80.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara,” ujar alumni Teknik Perminyakan tahun 1987 tersebut.
Berbagai kegiatan
Rangkaian kegiatan PKKBN 2026 dibuka dengan Sidang Terbuka Senat. Guna mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan kampus, maka PKKBN 2026 dilanjutkan dengan berbagai kegiatan di fakultas dan jurusan atau prodi masing-masing.
Pada hari keempat dan kelima, kegiatan PKKBN 2026 dilanjutkan dengan agenda outbond dan inbound. Pada kesempatan inilah, mahasiswa baru ditanamkan dengan lima nilai dasar Bela Negara, melalui berbagai aktivitas luar ruangan yang menyenangkan serta penyampaian materi.
Sementara, penutupan rangkaian PKKBN 2026 akan dilaksanakan pada hari keenam ditandai dengan Gebyar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan penampilan mozaik dari seluruh mahasiswa baru. (AGT/D-01)







