Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

PERSIB Bandung memastikan diri lolos ke final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan musuh bebuyutannya Persija Jakarta 2-1 pada babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa sore.

Dalam duel yang dipimpin wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto itu, Maung Bandung mencetak gol pertamanya melalui tendangan keras penyerang Uilliam Barros Pereira menit 25.

Empat menit berselang, tim besutan Igor Tolic itu kembali membobol gawang Macan Kemayoran. Kali ini melalui tendangan penalti yang dieksekusi  Balsa Sekulic pada menit ke-29.

Penalti diberikan setelah salah satu pemain Persija dengan jersi merah marun itu melakukan pelanggaran. Hingga kedua tim turun minum, papan skor tetap bertahan 2-0 untuk Persib Bandung.

BACA JUGA  Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Belum nyetel

Pemain Persija menarik kaus pemain Persib saat berebut bola. (Dok.Persib)

Pada babak kedua Persija mulai melakukan serangan balik. Beberapa kali peluang gol dimiliki. Skuat besutan Shin Tae Yong itu akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan melalui tendangan Kwon Chang-hoon pada menit ke-85. Skor 2-1 itu bertahan hingga akhir laga.

Selepas laga, STY mengaku tidak puas dengan kekalahan tersebut. Dia pun berjanji akan melakukan sejumlah evaluasi permainan anak asuhannya.

Bek kiri Persija Pratama Arhan menambahkan permainan mereka belum padu lantaran banyak pemain baru dan mereka juga belum lama berkumpul.

“Jadi menurut saya, butuh waktu saja menyesuaikan taktik pelatih,” ucapnya.

Soroti fisik pemain

Di sisi lain, pelatih Persib Igor Tolic menyoroti fisik pemainnya yang belum sepenuhnya full.  “Pada babak pertama kamibermain sangat baik. Tapi di babak kedua semua pemain mulai kelelahan.”

BACA JUGA  Persib Tertahan di Bantul, Borneo Gilas Persijap

“Seharusnya kami bisa unggul tiga atau empat gol di babak pertama, tapi di babak kedua kami juga bisa saja kalah,” cetus pelatih asal Kroasia itu.

Tolic pun memberikan apresiasi permainan Persija yang memberikan segalanya di pertandingan itu sehingga menghadirkan laga yang menarik.

Demi keamanan

Sebelumnya, Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2026 Tsamara Amany menjelaskan alasan keamanan menjadi faktor  pertandingan semifinal tanpa penonton.

Pasalnya, partai semifinal mempertemukan empat tim yang memiliki sejarah rivalitas tinggi, yaitu Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya melawan Arema FC. (*/A-01)

BACA JUGA  Bekuk Filipina, Timnas U-16 Segel Tiket ke Semifinal

Admin

Related Posts

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

PERSEBAYA Surabaya berhasil merebut ke final Piala Presiden setelah meredam Arema FC 1-0 dalam laga semifinal bertajuk derby Jawa Timur  di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Selasa (4/8/2026)…

Selundupkan Narkotika di Korset, WN Malaysia Ditangkap Satgaspam Bandara Juanda

SEORANG Warga Negara (WN) Malaysia berinisial DI , 22, mengaku nekad menjadi kurir narkotika jaringan internasional lantaran terdesak masalah finansial dan terlilit utang. Untungnya aksi tersebut tersebut berhasil digagalkan oleh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

  • August 4, 2026
11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027