Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 500 Pelajar Terpapar HIV/AIDS

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo membantah kabar viral di media sosial yang menyebutkan bahwa angka pelajar terpapar HIV/AIDS di wilayah tersebut mencapai lebih dari 500 orang.

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina menegaskan, informasi yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan data riil di lapangan.

Berdasarkan data komulatif Dinkes Sidoarjo sejak tahun 2001 hingga 2026, tercatat ada 60 kasus HIV/AIDS pada kelompok usia 11 hingga 17 tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 anak dilaporkan meninggal dunia, sehingga kasus aktif pelajar yang teridentifikasi HIV/AIDS saat ini berjumlah 53 orang.

​”Angka pelajar yang terpapar HIV/AIDS tidak sebanyak yang beredar di media sosial,” ujar Lakhsmie saat memberikan keterangan bersama Yayasan Delta Crisis Center di halaman Kantor Setda Kabupaten Sidoarjo, Rabu (22/7).

BACA JUGA  Satu Mobil Hangus dalam Insiden Kebakaran di Tempat Barang Bekas

Data komulatif

​Selain data kelompok pelajar, Dinkes Sidoarjo juga merilis data komulatif untuk kelompok usia 0 hingga 10 tahun (balita dan anak-anak).

Total kasus yang tercatat pada kelompok usia ini mencapai 117 kasus. Dari total 117 kasus tersebut, 35 anak dilaporkan telah meninggal dunia.

​Sementara 50 anak berstatus Lost to Follow-Up (LTFU) atau tidak diketahui keberadaannya, baik karena pindah domisili maupun meninggal tanpa terdata. Sisanya 32 anak masih teridentifikasi aktif dan terus menjalani perawatan.

​Lakhsmie menambahkan, sebanyak 32 anak yang teridentifikasi aktif tersebut saat ini berada dalam pemantauan medis dan rutin mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) secara berkala. (OTW/M-01)

BACA JUGA  Banjir masih Rendam SMPN 2 Tanggulangin, Siswa Belajar Daring

Related Posts

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

SRI Sultan Hamengku Buwono X, menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Saya Presiden Republik Indonesia kepada 360 PNS atas pengabdian selama 10, 20 dan 30 tahun. Dalam kesempatan itu Gubernur mengingatkan…

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

DAMPAK erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga memicu gangguan penerbangan. Sebanyak 54 jadwal penerbangan rute Bandara Internasional Juanda menuju Jakarta terpaksa dibatalkan hingga Senin siang demi keselamatan. ​Kondisi tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

  • September 7, 2026
360 PNS DIY Menerima Satyalancana

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

  • September 7, 2026
Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

  • September 7, 2026
Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik, Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

  • September 7, 2026
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik,  Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

  • September 7, 2026
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

  • September 7, 2026
Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan