Menteri PU Dody Hanggodo Diminta Perbaiki Gaya Komunikasinya

BERBAGAI kabar miring soal gaya komunikasi dan sikap Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beberapa pekan terakhir akhirnya mendapat perhatian dari Istana. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berharap Dody Hanggodo memperbaiki gaya komunikasinya.

“Berkenaan dengan masalah salah seorang menteri yang dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, itu menjadi catatan kami. Kita berharap dia bisa memperbaikinya,” kata Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo sebenarnya sudah sering kali meminta para menteri ataupun bawahannya untuk selalu berhati-hati dalam bersikap. Itu sebabnya dia selalu memberikan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintah.

“Kita lakukan evaluasi dalam artian saling berkoordinasi, dalam artian saling memberikan masukan. Karena ada beberapa hal yang memang tergantung konteksnya ya. Kalau evaluasi dari sisi kinerja itu ada sendiri bagaimana cara kita kemudian mengevaluasi,” ujar dia.

BACA JUGA  Istana Sebut Pasokan Beras di Pasar Sudah Normal, Bagaimana Faktanya?

Tidak mempermasalahkan kritik

Belakangan, Dody menjadi sorotan netizen soal dugaan hubungan kekerabatan dengan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (PT PP) Tbk Aisyah Zakiyyah, lalu surat administrasi perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang mencantumkan anggota keluarganya. Ada juga kabar yang menyebut istrinya minta disiapkan helikopter dalam kunjungan ke luar kota dan aproval cuti pegawai Kementerian PU yang harus ditandatangani menteri.

Dody sendiri sudah membantah semua kabar tersebut, termasuk soal penggunaan APBN untuk membiayai perjalanan keluarganya ke luar negeri. Ia juga mengaku tidak masalah dengan semua kritik tersebut dan justru menilainya sebagai masukan.

“Enggak ada masalah. Kritik itu kan bagus agar saya lebih bisa memperbaiki diri,” ujar Dody di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/7).

BACA JUGA  Presiden Minta Evaluasi Semua Bangunan Pesantren

Soal gaya komunikasinya yang dinilai terlalu santai, ia mengaku hal itu karena latar belakangnya. “Saya ini asalnya dari Jawa Timur. Gimana, ya agak slengekan, ya. Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, hoaks semua,” ujarnya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

PERSIB Bandung masih kukuh di posisi puncak klasemen Grup E AFC Champions League (ACL) Two setelah mengalahkan wakil Australia Melbourne Victory 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu…

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

PRESIDEN Prabowo Subianto berkenan menerima Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden Prabowo menerima Vivian di Hambalang, Jawa Barat pada Rabu. Pertemuan tersebut dilakukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026