
DUEL Argentina versus Inggris akan tersaji di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat (AS).
Laga sarat gengsi itu dipastikan bakal panas. Apalagi jika melihat sejarah kedua negara, baik itu di lapangan hijau ataupun pentas politik. Sebagian orang mungkin masih ingat dengan Perang Malvinas yang melibatkan kedua negara.
Tidak mengherankan jika pertemuan dua negara yang mewakili dua kutub sepak bola itu begitu dinanti para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Apalagi laga nanti amat mungkin bakal menjadi panggung terakhir sang megabintang La Albiceleste, Lionel Messi di Piala Dunia.
Namun bagi Messi sendiri, bukan itu yang membuat dia begitu bersemangat menghadapi Inggris. Melainkan karena akhirnya ia berkesempatan juga menghadapi the Three Lions di panggung internasional.
Dan ironisnya hal itu terjadi di pengujung karier gemilangnya yang berlangsung lebih dari dua dekade. “Sejujurnya, ini terasa sangat spesial,” ujar Messi, dikutip laman daring FIFA.
Kenangan Piala Dunia 1986
Bagi suporter Argentina, duel versus Inggris juga diharapkan akan membangkitkan kenangan indah. Mereka masih ingat betul aksi legenda Albiceleste Diego Maradona saat menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Terakhir kali pertemuan Argentina dengan Inggris di Piala Dunia adalah pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Saat itu Inggris menang 1-0 dan memulangkan Albiceleste lebih awal.
Puji Inggris
Messi, ketika itu masih berusia 15 tahun. Ia berada di akademi FC Barcelona dan berusaha menembus tim utama Barcelona sambil bermimpi membela tim nasional Argentina.
“Ini pertandingan yang spesial karena ini pertama kalinya bagi saya. Saya sudah bermain melawan hampir semua tim, kecuali Inggris,” kata La Pulga.
Hal lain membuat laga nanti akan menarik, menurut Messi adalah karena Inggris adalah tim kuat. Mereka melaju ke semifinal setelah mengalahkan Norwegia 2-1, dan ini adalah semifinal kedua mereka dalam tiga edisi terakhir.
“Dan seperti yang saya katakan, ini spesial karena mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu, dalam pertandingan sebesar ini, apalagi di semifinal Piala Dunia,” tegas Messi.
Percaya diri
Meski begitu, mantan pemain Barcelona dan PSG itu percaya dengan kekuatan mereka. Dia yakin bisa mengalahkan Inggris, melaju ke final, dan selanjutnya berjuang mempertahankan gelar juara dunia.
“Bohong kalau kami bisa tidak berada di bawah tekanan. Tentu saja tekanan itu ada dan sangat besar. Kami semua merasakan itu. Namun kami berada berusaha untuk terus melakukan apa yang selama ini kami lakukan, yaitu bersaing,” ujar Messi. (*/N-01)






