Bupati Sidoarjo Serahkan 4 Ribu Beasiswa Pendidikan

BUPATI Sidoarjo, Subandi, secara resmi menyerahkan program beasiswa pendidikan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada Kamis (9/7). Dalam peluncuran itu Pemkab Sidoarjo menggelontorkan sebanyak empat ribu kuota beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan.

​”Hari ini kita meluncurkan 4.000 beasiswa. Saya titip kepada para penyelenggara agar program pemerintah ini berjalan dengan baik, tolong lakukan sebaik-baiknya,” ujar Subandi dalam sambutannya.

​Adapun rincian kuota beasiswa yang diberikan meliputi jenjang kuliah (Perguruan Tinggi) ada dua ribu kuota. Selain itu jenjang SMA/SMK 500 kuota dan jenjang SMP dan SD ada 1.500 kuota

Investasi jangka panjang

Peluncuran program beasiswa dari Pemkab Sidoarjo. (Dok.Ist)

​Subandi menegaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sidoarjo. Melalui bantuan ini, pemerintah daerah berupaya meringankan beban biaya pendidikan bagi warga yang kurang mampu, serta memastikan anak-anak yatim di Sidoarjo tetap bisa bersekolah.

BACA JUGA  Meningkatkan Peran Meta-Analisis dalam Evaluasi dan Mengembangkan Matematika

​”Kita punya anak yatim kurang lebih 145 anak. Pendidikan dari TK (nol kecil) sampai SMA gratis. Pemerintah harus hadir jangan sampai anak-anak yatim ini putus sekolah gara-gara tidak ada biaya,” kata Subandi.

​Lebih lanjut, Subandi berpesan kepada para mahasiswa dan pelajar penerima beasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar sekeras mungkin dan tetap semangat.

Ia berharap setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima beasiswa dapat segera terserap di dunia kerja dan membantu perekonomian keluarga.

Turun langsung

Bupati Sidoarjo saat peluncuran program beasiswa dari Pemkab Sidoarjo. (Dok.Ist)

​Terkait keberlanjutan program, Subandi menyatakan pihak Pemkab Sidoarjo terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Ia juga berencana turun langsung ke pihak kecamatan guna membangun support system bersama para kepala desa yang baru untuk mengawal pendidikan anak-anak yang kurang mampu di wilayah masing-masing. (OTW/M-01)

BACA JUGA  Kisah Dua Mahasiswa UGM Penerima Beasiswa IISMA

Related Posts

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

PEMERINTAH Kota Bandung terus mengakselerasi program penurunan kabel udara, ke saluran bawah tanah sebagai bagian dari penataan infrastruktur telekomunikasi dan estetika kota. Hingga Agustus 2026, pengendalian kabel telah menyentuh di…

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

GUBERNUR DIY KGPAA Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan istilah ‘kesatuan gerak’ dalam Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak sekadar dimaknai sebagai kesatuan antarpengurus ataupun antarjenjang organisasi. Lebih dari itu,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

  • August 24, 2026
Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

  • August 24, 2026
Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

  • August 24, 2026
Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

  • August 24, 2026
PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

  • August 24, 2026
Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

  • August 24, 2026
Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah