Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

PRANCIS sekali lagi menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026. Les Bleus  tanpa ampun menggasak  Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Metlife, New Jersey, Rabu dini hari WIB.

Dalam laga tersebut  Kylian Mbappe menyumbang dua gol yang membuat dirinya menjadi pencetak gol terbanyak (topscorer) di Piala Dunia 2026, menggeser megabintang Argentina Lionel Messi. Kendati keduanya sama-sama mengemas 6 gol, namun Mbappe unggul assist. Sementara itu satu gol Prancis lainnya  disumbangkan Bradley Barcola.

Selanjutnya Prancis akan menghadapi Timnas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7) pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA  10 Penggawa Tiga Singa Terkam Meksiko

Saat melawan Swedia, Prancis memang unggul segalanya. Hal itu bisa dilihat dari statistik pertandingan. Mereka total mencatat 25 shots (13 on target) dan 61 persen penguasaan bola, unggul atas Swedia yang bikin 8 percobaan tembakan (3 on target) dan 39 persen ball possession.

Kerja keras tim

Bintang Prancis Kylian Mbappe. (Dok.Ist)

Saat mengomentari hasil tersebut, Mbappe meyebut bukan karena dirinya, melainkan kerja keras tim. “Saya tahu apa yang harus saya lakukan, tetapi ini bukan hanya tentang saya. Saya pikir tim sangat menyadari apa yang harus kami lakukan di sini,” kata Mbappe.

“Kami bermain bagus. Meski kami sedikit ragu-ragu di awal, tapi kemudian kamu mulai menguasai permainan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Yamal Senang Bisa Bantu Spanyol Sibak Peluang ke Babak 32 Besar

Legawa tersingkir

Pemain Norwegia berebut bola dengan pemain Pantai Gading. (Dok.IG)

Pada laga sebelumnya Norwegia melaju ke 16 besar seusai mengatasi perlawanan Pantai Gading 2-1 di Stadion AT&T, Arlington, Rabu. Kedua gol Norwegia dalam laga itu dicetak  Antonio Nusa dan Erling Haaland, sedangkan gol Pantai Gading dikemas Amad Diallo.

Selanjutnya pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Norwegia akan menghadapi Brasil di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7) pukul 03.00 WIB.

Selepas laga, arsitek Pantai Gading, Emerse Fae mengaku legawa timnya gagal ke babak 16 besar. Menurut dia, para pemain sudah berjuang keras, namun memang ada beberapa kesalahan yang terjadi dan itu dimanfaatkan lawan.

“Begitulah sepak bola. Kami sudah berhasil menyamakan kedudukan. Sayangnya, kami kebobolan di akhir pertandingan. Di level ini, segalanya bergantung pada detail-detail kecil. Anda harus tetap fokus dari awal hingga akhir, siapa pun lawannya. Saya rasa para pemain telah banyak belajar,” ujar Emerse Fae. (*/N-01)

BACA JUGA  Sihir Messi Bawa Argentina ke Babak 32 Besar

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara