Proses Naturalisasi Mitchell dan Luke Disetujui Komisi X DPR

KOMISI X DPR RI menyetujui permohonan naturalisasi pesepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diajukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani saat membacakan kesimpulan rapat kerja dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin.

Persetujuan naturalisasi tersebut diberikan dengan sejumlah catatan. Komisi X menekankan bahwa naturalisasi atlet harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen atlet, kriteria yang jelas dan transparan, program pembibitan, dan dukungan terhadap regenerasi pemain, serta evaluasi berkelanjutan.

Laporan berkala

Mitchell Lee Baker (kedua kiri) dan Luke Anthony Vickery (kanan) bersama dua pemain timnas Jens Ravens (kiri) dan Matthew Baker. (Dok.IG)

Komisi X juga mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menyampaikan laporan secara berkala mengenai capaian program naturalisasi, kontribusi atlet yang telah dinaturalisasikan, serta dampaknya terhadap pengembangan dan prestasi sepak bola nasional.

BACA JUGA  PSS Dukung Hokky Caraka Perkuat Timnas di Piala ASEAN 2024

Selain itu, pelaksanaan kebijakan naturalisasi harus terus diawasi sehingga tetap sejalan dengan tujuan pembangunan olahraga nasional dan kepentingan bangsa Indonesia.

Komisi X juga mendorong pemerintah dan PSSI agar proses penetapan kewarganegaraan RI dilakukan oleh instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Lalu menambahkan bahwa hasil rapat kerja tersebut selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

Kedalaman skuat

Pada kesempatan sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan naturalisasi pemain muda Mitchel Lee Baker dan Luke Anthony Vickery bakal memperkuat kedalaman skuad tim nasional.

“Kedua atlet itu diperlukan untuk memperkuat kedalaman skuad timnas, mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional,” kata Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI

BACA JUGA  Sip! Kevin Diks Dipastikan Bisa Tampil saat Lawan Jepang

Menpora menjelaskan kedua atlet berdarah campuran Australia-Indonesia itu berkeinginan menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi dalam memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia.

Impian sejak lama

Sementara itu, Luke Anthony Vickery yang hadir secara virtual dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menpora menyatakan bahwa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela timnas Indonesia merupakan impian dia.

“Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia),” kata Luke Anthony.

“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” lanjutnya.

BACA JUGA  PSHK UII Soroti Penggantian Calon Hakim Konstitusi Usulan DPR

Luke merupakan pemain sayap yang memperkuat Macarthur FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery. Nenek Luke, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara.

Adapun Mitchell Lee Baker saat ini bermain untuk klub Georgetown University pada kompetisi NCAA di Amerika Serikat. Penyerang berusia 19 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Maureen Lee Baker. Kakek dan neneknya merupakan kelahiran Indonesia. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang, Jawa Tengah. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

STADION Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali membuktikan bahwa sepak bola dapat menghadirkan dampak positif tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga bagi lingkungan. Melalui implementasi program Zero Waste to…

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

PERSEBAYA Surabaya sukses merebut kemenangan kedua di Grup B Piala Presiden setelah mengalahkan PSMS Medan 1-0, Rabu. Satu-satunya gol kemenangan Persebaya dalam duel di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00