Pemkot Libatkan Kemenhut dalam Pemilihan Pengelola Bandung Zoo

KENDATI calon pengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sudah mengerucut jadi tiga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum bisa menetapkan siapa pemenang dari tiga peserta yang tersisa.

“Untuk memastikan proses penentuan pengelola baru Bandung Zoo, akan dilakukan secara transparan dan tidak melalui penunjukan langsung. Keputusan akhir akan ditetapkan bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengingat pengelolaan kebun binatang berkaitan erat dengan aspek konservasi dan perlindungan satwa,” ungkap Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan Rabu (10/6).

Farhan mengaku akan ke Jakarta untuk bertemu Kemenhut guna membahas tahap akhir proses tersebut. Setelah penandatanganan dilakukan, Pemkot  Bandung akan segera mengumumkan pemenang tender pengelolaan Bandung Zoo.

Jadi meskipun pemerintah memiliki kewenangan dalam proses seleksi, penentuan pengelola tidak bisa dilakukan secara sepihak. Proses tender harus dibuka secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Satwa di Bandung Zoo Terancam Kelaparan akibat Konflik Panjang

“Dari sejumlah peminat yang mendaftar, akhirnya mengerucut menjadi tiga peserta. Dari tiga peserta tersebut harus dipilih satu dan pemilihannya tidak bisa dilakukan sendirian. Harus bersama kementerian karena izin konservasi dan izin terkait satwa yang dilindungi berada di bawah kewenangan kementerian,” paparnya.

Kesiapan finansial

Menurut Farhan, sejumlah aspek menjadi pertimbangan utama dalam proses evaluasi, mulai dari kemampuan pengelolaan, pemeliharaan satwa, hingga aspek sosial dan budaya. Karena itu, calon pengelola diwajibkan memenuhi persyaratan yang cukup ketat.

Salah satu syarat penting adalah kesiapan finansial. Pemenang tender nantinya diwajibkan membayar kontribusi tetap sebesar Rp4,3 miliar di awal setelah penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).

“Begitu tanda tangan PKS, mereka harus langsung membayar kontribusi tetap sebesar Rp4,3 miliar. Setelah itu mereka langsung bertanggung jawab terhadap pakan satwa dan seluruh operasional,” terangnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Ajak Semua Pihak Hijaukan Lahan Kritis

Meski demikian sebut Farhan, Pemkot Bandung masih akan menanggung pembayaran gaji karyawan hingga 25 Juni mendatang sebagai bagian dari masa transisi pengelolaan.

Lembaga konservasi

Ia menyadari kondisi Bandung Zoo yang tutup selama sekitar enam bulan, menjadi tantangan tersendiri bagi calon pengelola. Oleh karena itu, diperlukan lembaga konservasi berbadan hukum yang memiliki kemampuan finansial kuat untuk melakukan pemulihan dan menghidupkan kembali operasional kebun binatang tersebut.

“Ini bagian dari investasi yang harus mereka lakukan. Secara bisnis dan finansial, lembaga konservasi yang mengelola harus memiliki kemampuan yang sangat kuat,” tandasnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya peserta yang lebih diunggulkan, Farhan memastikan, dirinya menjaga netralitas dan tidak ingin mengetahui terlebih dahulu hasil evaluasi sebelum pembahasan bersama kementerian dilakukan.

BACA JUGA  Atasi Masalah Sampah, Pemkot Bandung Terapkan Teknologi Termal

“Saya tidak boleh condong ke siapa pun. Bahkan ketika ada yang ingin menunjukkan dokumen hasil evaluasi, saya memilih menunggu dan melihatnya bersama kementerian,” terangnya.

Dengan proses yang memasuki tahap akhir, hasil penentuan pengelola baru Bandung Zoo diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah pembahasan dan penandatanganan bersama Kemenhut selesai dilakukan. (zahra/M-01)

Related Posts

Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

SELANDIA Baru siap memasok semen (sperma) sapi pejantan untuk mendukung pengembangan bibit sapi unggul di DI Yogyakarta Gagasan tersebut menjadi salah satu peluang kerja sama yang dibahas dalam pertemuan Duta…

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat  mengirimkan 100 orang kafilah terbaik untuk mengikuti perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah pada 11-20 September. 100 kafilah tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

  • September 11, 2026
Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

  • September 11, 2026
Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

  • September 11, 2026
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

  • September 11, 2026
Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

  • September 11, 2026
150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

  • September 11, 2026
Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda