
DI tengah kehidupan yang semakin digital dan terhubung, teknologi terbaik bukan hanya soal kecanggihan, tetapi bagaimana teknologi memahami, membantu, dan hadir lebih dekat dengan manusia. Itu sebabnya di usia ke-31, Telkomsel berkomitman menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi masyarakat Indonesia.
“Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi dan kolaborasi berbagai pihak. Kami juga terus melakukan refleksi dan mendorong inovasi agar layanan yang dihadirkan semakin relevan dan memberi manfaat nyata,” tutur Direktur Utama Telkomsel, Nugroho kemarin.
Menurut Nugroho, pada era transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI), pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci. Sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan.
“Perjalanan ini mencerminkan kemampuan Telkomsel beradaptasi sekaligus memperkuat peran dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi bersama berbagai mitra,” jelasnya.
Manfaatkan AI
Nugroho menyebut, dalam satu dekade terakhir, Telkomsel juga memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas layanan, melalui Autonomous Network dan Virtual Assistant Veronika yang mempercepat respons dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal.
“Pengalaman ini didukung jaringan 5G yang menjangkau lebih dari 107 kota/kabupaten dengan lebih dari 6.380 BTS 5G, termasuk 5G contiguous di 36 kota/kabupaten. Komitmen keberlanjutan dijalankan melalui BTS Green, dengan lebih dari 360 BTS menggunakan energi terbarukan serta pengelolaan limbah elektronik melalui reuse dan recycle,” terangnya.
Melengkapi upaya tersebut lanjut Nugroho, Telkomsel melalui program CSR seperti NextDev yang merupakan program inkubasi untuk ekosistem startup digital, Telkomsel telah mendukung ribuan talenta sekaligus memperkuat ekosistem inovasi digital.
Pemulihan jaringan
Komitmen ini juga diwujudkan dalam menjaga konektivitas saat krisis, termasuk melalui percepatan pemulihan jaringan pascabencana hidrometeorologi di Sumatra pada akhir 2025 agar masyarakat tetap terhubung di tengah situasi sulit.
“Berdasarkan kajian sosio-ekonomi independen PT LAPI ITB (2024–2025), Telkomsel berkontribusi sebesar Rp36,972 triliun melalui PNBP spektrum, BHP USO & Jastel, pajak, serta dividen. Ekosistem Telkomsel juga diperkirakan berkontribusi pada penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja langsung dan tidak langsung,” paparnya.
Nugroho menambahkan, Telkomsel juga terus memperluas jangkauan layanan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui berbagai inisiatif konektivitas sebagai bagian dari komitmen pemerataan akses digital. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan konektivitas tidak semata didorong oleh pertimbangan komersial, tetapi juga oleh misi kebangsaan.
“Dengan fokus pada CX Excellence dan prinsip Customer Experience is Everything, Telkomsel memastikan layanan hadir tepat saat dibutuhkan dan memberikan rasa aman,” tandasnya.
“Memasuki usia ke-31, kami ingin Telkomsel semakin matang dan terus memperkuat peran dalam mendukung kemajuan Indonesia. Melalui inovasi dan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan agar dapat menjalani hari ini dengan lebih baik dan menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” sambungnya. (zahra/M-01)








