Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

UNTUK merayakan Iduladha, Kraton Yogyakarta akan menggelar upacara tradisi Garebeg. Sebagai peringatan Iduladha, garebeg yang akan digelar ini dinamakan Garebeg Besar, karena diadakan pada bulan Besar — atau bulan ke-12 menurut kalender Jawa.

Hajad Dalem Garebeg Besar pada momentum Iduladha ini akan digelar Rabu (27/05) tahun Dal 1959 dengan prosesi yang lebih sederhana.

“Betul bahwa kami, Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, belum lama ini nampi Dhawuh Dalem untuk menyederhanakan prosesi garebeg,” kata KRT Kusumanegara, Abdi Dalem senior berpangkat Bupati Nayaka Kraton Yogyakarta.

Menurut Kangjeng Kusuma – sapaan akrabnya – ketika Ingkang Sinuwun (Sri Sultan) sudah paring Dhawuh Dalem atau memberikan perintah/instruksi, maka Abdi Dalem akan melaksanakan tugas yang
diinstruksikan sebaik-baiknya.

BACA JUGA  Ketika Grebeg Besar Kraton Yogyakarta tak lagi Dirayah, tapi Dibagikan

Sesuaikan dengan zaman

Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Sindurejo menambahkan sejatinya upacara Garebeg pada masa ke masa juga seringkali mengalami perubahan, sesuai dengan zamannya.

“Mulai dari era Sultan terdahulu yang menghadirkan Garebeg sebagai upacara terbesar lengkap dengan kehadiran Sultan dan regalianya, kemudian sempat mengalami penyederhanaan pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan pada masa pemerintahan Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono Ka-10 ini juga ada perubahan bentuk upacara Garebeg ketika pandemi Covid-19 melanda,” ungkapnya.

Hal semacam ini ujarnya, menunjukkan bahwa rangkaian upacara budaya dapat berubah sesuai masanya, situasi dan kondisinya, asalkan esensinya tetap sama.

Penyederhanaan prosesi

Oleh sebab itu, pemberian sedekah dari raja pada kawula tetap diwujudkan dengan pembagian ubarampe pareden (gunungan) kepada seluruh Abdi Dalem di Keraton Yogyakarta.

BACA JUGA  Syukuran Gedung Sekretariat dan Iduladha, Gerindra Cianjur Kurban 2 Sapi

“Secara prosesi, karena ada dhawuh untuk disederhanakan jadi secara penyelenggaraan mirip seperti Garebeg ketika pandemi Covid-19 kemarin. Tidak ada gunungan yang keluar dari keraton, tidak ada iring-iringan prajurit juga. Seluruh ubarampe pareden nantinya hanya akan dibagikan kepada Abdi Dalem Keraton Yogyakarta,” papar Kangjeng Kusumanegara.

Dengan demikian, rangkaian upacara yang mengawali Hajad Dalem Garebeg Besar Dal 1959 juga akan ditiadakan sebagai akibat dari penyederhanaan prosesi Garebeg esok.

Prosesi seperti Gladhi Resik Prajurit dan Numplak Wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum penyelenggaraan Garebeg Besar pun ditiadakan. “Sesuai arahan yang kami terima, para Abdi Dalem akan melaksanakan Dhawuh Dalem tersebut dengan sebaik-baiknya,” tutup KRT. Kusumanegara. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Tahun Baru Jawa dan Tradisi Tapa Bisu Mubeng Beteng

Related Posts

Wagub Erwan Minta Generasi Muda Turut Lestarikan Budaya Sunda

PESATNYA perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri budaya daerah. Bahasa, seni, dan adat Sunda tetap harus dirawat serta menjadi bagian penting dalam kehidupan generasi muda Provinsi…

Rayakan Dies Natalis ke-61, FIB Undip Gelar Orasi Budaya dan Pameran Tosan Aji

FAKULTAS  Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) merayakan Dies Natalis ke-61 melalui orasi budaya oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pameran Tosan Aji di Art Center Undip, Selasa (13/10/2026).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Konstelasi Hubungan Indonesia-Rusia dalam sebuah Bingkai

  • October 26, 2026
Konstelasi Hubungan Indonesia-Rusia dalam sebuah Bingkai

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

  • October 26, 2026
Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

  • October 26, 2026
Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

  • October 26, 2026
UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

  • October 26, 2026
Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

  • October 26, 2026
Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo