
MUSYAWARAH Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat selesai dilaksanakan belum lama ini. Daniel Muttaqien Syafiuddin terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2026-2030.
Sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Musda, DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat menggelar tasyakur bin ni’mah. Mereka berharap Partai Golkar bisa lebih berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat, Ir Hj Metty Triantika, MT mengucapkan selamat dan sukses kepada Daniel Muttaqien Syafiuddin atas amanah baru yang diemban memimpin Partai Golkar Jawa Barat.
“Atas nama keluarga besar Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Haji Daniel Muttaqien Syafiuddin atas amanah besar sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat periode 2026-2030,” kata Metty, Sabtu (16/5/2026).
Harapan baru
Bagi Metty, terpilihnya Daniel menjadi harapan baru bagi kemajuan organisasi dan masyarakat Jawa Barat secara luas. Dia meyakini, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, serta dedikasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Metty mengatakan kegiatan tasyakur bin ni’mah tidak hanya menjadi momentum rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah. Termasuk meneguhkan semangat kebersamaan di antara kader Golkar dan Pengajian Al-Hidayah di Jawa Barat.
“Keberhasilan tidak diraih satu orang saja, tetapi lahir dari doa, dukungan, perjuangan, dan kekompakan seluruh pihak,” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Cianjur ini.
Pendidikan moral
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat terpilih, Daniel Muttaqien Syafiuddin, mengapresiasi jajaran Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat yang dinilai konsisten menjaga kekompakan dan aktif membangun kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Menurut Daniel, Al-Hidayah memiliki kekuatan besar membangun pendidikan moral, spiritualitas, dan kebersamaan di tengah masyarakat Jawa Barat.
Daniel menyebut, kegiatan pengajian rutin yang terus dijalankan menjadi energi positif dalam memperkuat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai keislaman.
“Kebersamaan ini harus terus dijaga. Kita ingin Golkar Jawa Barat hadir tidak hanya sebagai kekuatan politik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial dan kebangsaan di tengah masyarakat,” kata Daniel yang juga anggota Komisi V DPR RI tersebut.
Menjaga persatuan
Kegiatan tasyakur bin ni’mah tersebut diisi tausiyah penceramah ustaz Ray Sahreza yang menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat akhlak, serta menghadirkan politik yang membawa kemaslahatan dan kesejukan bagi masyarakat.
Acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Turut hadir Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat yang juga Ketua Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Jawa Barat, Dr KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I, Ketua DPD Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia Provinsi Jawa Barat, M Sahrul Fadli, Pembina DPD Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat, Hj Rita Fitria, S.Ag., M.Pd, serta Pembina Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat Hj. Rida Triana, S.Psi. (Zea/A-01)








