
PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk ditangani.
Berdasarkan informasi, peristiwanya terjadi pada Rabu (13/5/2026) di ruas Jalan Lingkar Timur sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Tim Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur tengah melaksanakan patroli rutin di kawasan Jalan Lingkar Timur menuju Tugu Pramuka.
“Jadi, saat itu anggota kami sedang berpatroli menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Saat patroli itu, anggota kami menemukan masyarakat mengalami kondisi darurat karena akan segera melahirkan pada sebuah mobil,” kata Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Dr. A Alexander Yurikho Hadi, Kamis (14/5/2026).
Mendapati kondisi kedaruratan, personel Patroli Jago Presisi Satuan Samapta dengan sigap dan humanis memberikan pertolongan pertama.
Bawa ke Faskes terdekat
Mereka membawa perempuan yang hendak melahirkan itu ke fasilitas kesehatan terdekat yakni RS Dr Hafidz (RSDH) di Jalan Pramuka Kecamatan Karangtengah.
“Pertolongan pertama yang dilakukan dengan cepat ini untuk memastikan keselamatan ibu dan calon bayi serta mengantisipasi hambatan di perjalanan agar proses menuju rumah sakit berjalan aman dan lancar,” tutur Alexander.
Untuk diketahui, perempuan yang menjalani persalinan itu bernama Iis Rukoyah. Ia merupakan warga Kampung Pasir Gede RT 01/07 Desa/Kecamatan Sukaluyu. Saat itu Iis diantar seorang warga setempat menggunakan mobil.
Mendapati informasi tersebut, Kapolres pun segera datang ke rumah sakit. Orang nomor satu di Polres Cianjur itu menjenguk pasien yang melahirkan sepasang bayi kembar berjenis kelamin perempuan.
“Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat, warga kami bisa melahirkan dengan selamat. Kondisi ibu dan bayi perempuan kembarnya sehat,” ungkap Alexander.
Beri apresiasi
Alexander menegaskan, langkah yang dilakukan Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur merupakan bentuk pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.
Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Personel kami juga turut membantu keluarga pasien selama proses administrasi rumah sakit sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polri kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kapolres telah mendata personel Satsamapta dan masyarakat yang turut serta membantu proses pertolongan sebelum dan selama evakuasi ke rumah sakit. Selanjutnya mereka diberi apresiasi dan penghargaan oleh Kapolres. (Zea/M-01)








