Laut Sedang ‘Sakit”, Luhut Ajak Masyarakat Menyehatkannya

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut B. Pandjaitan mengajak para delegasi yang hadir dalam High Level Meeting The Global Dialogue on Sustainable Ocean Development (The 5Th Global Dialogue from The Global Ocean Accounts Partnership) di Sanur, Bali, Jumat (5/7) menjadikan lautan sehat dan berkembang untuk generasi mendatang.

“Lautan bukan sekedar hamparan air yang luas, itu adalah sumber kehidupan planet kita,” kata Menko Marves Luhut B Pandjaitan dalam sambutannya tentang laut sehat.

“Hal ini mengatur iklim kita, memberikan kita makanan dan memiliki potensi ekonomi yang sangat banyak,” lanjutnya.

Saat ini lautan menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menko Marves Luhut menyinggung kondisi lautan mulai dari penangkapan ikan berlebihan dan polusi hingga perubahan iklim dan hilangnya habitat.

BACA JUGA  Indonesia Harus Menjadikan Laut sebagai Pusat Pembangunan

Ancaman-ancaman ini tidak hanya membahayakan lautan itu sendiri tetapi juga kesejahteraan umat manusia.

“Dialog ini merupakan bukti komitmen kolektif kita untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, kami telah berbagi pengetahuan, mengeksplorasi solusi inovatif, dan menjalin kemitraan baru, kami menyadari pentingnya tindakan dan perlunya kolaborasi,” ujar Menko Marves Luhut.

“Dialog ini merupakan bukti komitmen kolektif kita untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, kami telah berbagi pengetahuan, mengeksplorasi solusi inovatif, dan menjalin kemitraan baru, kami menyadari pentingnya tindakan dan perlunya kolaborasi,” ujar Menko Marves Luhut.

Menurut Luhut, jalan menuju keberlanjutan laut memerlukan dedikasi yang berkelanjutan, tekad yang teguh dan kemauan untuk bekerja sama lintas batas, disiplin ilmu dan sektor. “Oleh karena itu mari kita menjadikan pengetahuan kita menjadi tindakan dan rencana kita menjadi inisiatif nyata,” ajak Menko Marves Luhut.

BACA JUGA  Komit Jaga Keberlanjutan Ekosistem Laut, Pertamina Patra Raih Penghargaan

Ide-Ide yang bisa dikembangkan dan diimplementasikan untuk keberlanjutan laut agar sehat khususnya di negara berkembang sangat dibutuhkan.

“Kita dapat saling bertukar pengalaman bagaimana mengurangi sampah yang masuk di laut, mengatasi overfishing, menumbuhkan mangrove,” kata ungkap Luhut soal kondisi lautan saat ini yang sedang sakit.

“Indonesia saat ini telah banyak bergerak salah satunya dengan melakukan membangun pusat penelitian rumput laut,” lanjut Luhut.

Luhut mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama untuk bisa membalikkan keadaan. “Bersama-sama, kita pasti dapat memastikan lautan yang sehat dan berkelanjutan untuk semua,” ujarnya. (Aci/S-01)

BACA JUGA  Gerakan Nasional BCL Kumpulkan 700 Sampah di Laut

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam