
Kumpulan surat dan foto langka dari masa-masa awal The Beatles, akan dipameran di Hamburg, Jerman, 8-25 Mei mendatang.
Di antara kumpulan surat itu, ada yang berisi curahan hati John Lennon dkk tentang perasaan mereka menjadi bintang untuk pertama kalinya.
Untuk diketahui, Hamburg menjadi kota pertama di luar Inggris yang menjadi tempat ‘ngamen’ The Beatles, pertama kali.
Koleksi surat dan foto-foto ini, termasuk dari periode berpengaruh ketika band tersebut tinggal di kota Jerman tersebut, termasuk satu-satunya surat dari Paul McCartney dan John Lennon, yang ditulis kepada saudara laki-laki sang bassis, Mike McCartney.
Pameran gratis ini merupakan bagian dari festival pelabuhan tahunan Hamburg, Hafengeburtstag, kota tempat anggota asli band tersebut mengawali karier internasional mereka antara tahun 1960 dan 1962.
Mike McCartney, yang menyumbangkan beberapa surat untuk koleksi yang dikumpulkan oleh otoritas gabungan wilayah kota Liverpool dan senat Hamburg, mengatakan: “Ini sangat menarik, karena surat-surat itu memberi Anda begitu banyak rahasia tentang mereka saat mereka baru tumbuh.”
“Ini sungguh luar biasa, karena anak kita hanya menceritakan apa yang terjadi di sana di negeri asing, di seberang lautan. Dan itu adalah tahap yang sangat penting dalam perkembangan mereka,” kata Mike kepada Guardian.
Surat-surat tersebut, yang juga dikumpulkan dari The Cavern Club dan Museum Beatles Liverpool, mengungkapkan pemikiran Lennon, Paul McCartney, dan George Harrison, serta pemikiran bassis asli, Stuart Sutcliffe, yang meninggal tak lama setelah periode Hamburg karena pendarahan otak pada usia 21 tahun.
Selain itu ada juga surat dari drummer asli, Pete Best, yang direkrut khusus untuk kunjungan pertama mereka ke Hamburg. Dalam surat kepada ibunya, Best mengenang bagaimana ia, Lennon, dan McCartney merasa seperti bintang saat menaiki pesawat, serta diwawancarai oleh seorang jurnalis tentang terpilihnya mereka sebagai band nomor satu di Liverpool.
Foto-foto yang diambil oleh Sutcliffe yang diberikan kepadanya oleh tunangannya, Astrid Kirchherr, juga ditampilkan dalam pameran tersebut.
Sutcliffe berperan penting dalam menata gaya personel band dan merupakan orang pertama yang memiliki gaya rambut moptop.
Ia memutuskan untuk tinggal di Hamburg bersama Kirchherr sementara anggota band lainnya kembali ke Liverpool.
Konsumsi pil
Mike McCartney mengatakan The Beatles tampil selama 8 jam setiap malam . “Mereka mengonsumsi banyak pil untuk menjaga stamina mereka, stimulan dan depresan,” katanya.
“Ketika Paul kembali dari Hamburg, ia terlihat lebih kurus tetapi jelas band tersebut telah mencapai level berikutnya,” imbuhnya.
Sebuah surat dari Paul kepada Mike, yang ditulis pada Mei 1962, mengungkap tentang perkembangan pesat kancah musik live di Hamburg kala itu.
Dalam surat tersebut Paul mengungkapkan bagaimana mereka diberitahu bahwa legenda rock and roll Amerika Chuck Berry dan Jerry Lee Lewis mungkin akan segera mengunjungi kota itu, dan Paul berharap The Beatles dapat tampil bersama Berry.
Pameran ini juga menampilkan bagian surat panjang dari Lennon, yang didiktekan kepada rekan bandnya. Surat itu dimulai dengan puisi jenaka tentang upaya tetap tegar di tengah jadwal yang padat.
Surat yang terdiri dari beberapa halaman itu juga berisi ilustrasi karakter-karakter seperti Yesus dan pembalap F1 Stirling Moss yang popular saat itu.(Adi/N-01)








