Perkuat Budaya Lokal, Wabup Sidoarjo Temui Menbud Fadli Zon

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta guna menemui Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Senin (27/4) lalu. Pertemuan itu difokuskan pada upaya sinkronisasi program pusat dan daerah dalam melestarikan kekayaan tradisi lokal Sidoarjo.

Dalam diskusi tersebut, Mimik menekankan pentingnya intervensi pemerintah pusat untuk memastikan kesenian khas Sidoarjo tidak hanya bertahan di tengah modernisasi, namun juga memiliki daya saing di tingkat nasional.

“Kita ingin budaya Sidoarjo tidak hanya sekadar hidup, tapi juga berkembang dan dikenal secara luas. Tantangan ke depan adalah bagaimana tradisi ini tetap relevan bagi generasi muda,” kata Mimik, Selasa (28/4).

Wabup Mimik memaparkan sejumlah potensi budaya unggulan yang menjadi identitas Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya kesenian rakyat jaranan dan wayang kulit serta budaya lokal berupa tradisi khas masyarakat pesisir Sidoarjo.

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Sidak ke Sejumlah Layanan Publik

Visi besar Kemenbud

Wabub Sidoarjo Mimik Idayana berkunjung ke kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta guna menemui Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Dok/Ist)

“Untuk pengembangan SDM perlu wadah bagi para pelaku seni untuk terus berinovasi,” kata Mimik.

Menurut Mimik, potensi-potensi tersebut membutuhkan skema kolaborasi yang konkret agar program pelestarian di tingkat daerah sejalan dengan visi besar Kementerian Kebudayaan.

Merespons hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi terhadap proaktifnya Pemkab Sidoarjo dalam mengawal isu kebudayaan. Sebagai hasil dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk merumuskan program kerja sama yang lebih teknis.

Pusat pelestarian budaya

“Butuh kolaborasi kuat antara pusat dan daerah agar pelestarian ini berjalan berkelanjutan. Hasil pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret antara Kementerian dan Pemkab Sidoarjo,” ujar Mimik.

BACA JUGA  Guru SD Jatikalang Keluhkan Banjir dan Kerawanan Sekolah

Langkah ini diharapkan mampu menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu pusat pelestarian budaya yang signifikan di Jawa Timur, sekaligus memperkuat jati diri bangsa melalui penguatan tradisi lokal. (OTW/M-01)

Related Posts

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m). Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan…

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung terus melakukan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029. Selain menyiapkan armada khusus pengangkut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

  • August 5, 2026
PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular