10 Pasangan Ikut Nikah Bareng Sakinah di Sleman

BUPATI Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri prosesi nikah massal 10 pasangan yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Al Fatimah Yogyakarta, Kamis (4/7). Ke-10 pasang pengantin ini melaksanakan akad nikah di Masjid Sucisti Jalan Gito Gati, Sleman dan resepsi di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Beran.

Pada pelaksanaannya, prosesi ijab qabul dipimpin oleh Kepala KUA Sleman Muhammad Aris dan disaksikan langsung oleh Bupati Sleman beserta jajarannya. Usai menyaksikan prosesi ijab qabul, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo juga berkesempatan mengantarkan 10 pengantin mengendarai andong menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati untuk melaksanakan resepsi nikah massal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan nikah massal bagi warga Sleman.

BACA JUGA  Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Sleman

Menurutnya penyelenggaraan nikah massal sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pasangan yang kurang mampu untuk melangsungkan pernikahan yang sah dan legal, baik secara adat, hukum dan agama.

“Penyelenggaraan kegiatan Nikah Bareng Sakinah ini merupakan salah satu upaya yang perlu kita dukung, mengingat kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang karena keterbatasannya belum bisa melaksanakan pernikahan sesuai peraturan pemerintahan yang berlaku,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Kustini juga berpesan kepada 10 pengantin agar betul-betul memahami tujuan dari pernikahan yaitu membentuk keluarga.

“Untuk selanjutnya (berumah tangga), harus memahami fungsi dari keluarga. Ada delapan fungsi keluarga yang harus dipahami yaitu fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan,” ujar Kustini.

BACA JUGA  Bupati Sleman Tinjau Masalah Transmigran di Konawe Selatan

Ia juga berharap kesepuluh pasangan nikah massal ini dapat membantu Pemkab Sleman dalam mewujudkan ketahanan keluarga, baik secara ekonomi, kesehatan dan kebahagiaan keluarga.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Al Fatimah Yogyakarta Inung Marwoso menuturkan bahwa penyelenggaraan nikah massal ini merupakan rangkaian Milad ke-7 Majelis Taklim Al Fatimah Yogyakarta.

“Nikah massal yang bertajuk Nikah Bareng Sakinah ini bertujuan untuk membantu pasangan yang kurang mampu agar dapat melaksanakan pernikahan secara syah yang diakui oleh agama dan negara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Inung menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya, pihaknya bekerjasama dengan Pemkab Sleman dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia DPC Kabupaten Sleman serta didukung oleh Fortais Indonesia Yogyakarta, Kementerian Agama Kabupaten Sleman, masjid Suciati dan DPC Harpi Sleman.

BACA JUGA  78 Calon Transmigran Ikuti Pelatihan di Sleman

Sedangkan fasilitas yang diterima oleh pasangan nikah massal ini terdiri dari biaya nikah, mahar, cincin kawin, hadiah, rias dan busana tradisi serta muslim modern. Selain itu, dalam prosesi resepsi nikah, seluruh pasangan nikah massal ini menerima tali asih dan cinderamata yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Sleman. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

UNIT Reskrim Polsek Turi, Sleman membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman pada Jumat siang pekan lalu. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Senin menjelaskan, dalam…

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan rumah pompa di Desa Sidokare Kecamatan Sidoarjo, Senin (28/9).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai