Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

PENGHARGAAN Lingkungan Hidup Goldman yang bergengsi tahun ini diberikan kepada enam aktivis perempuan. Mereka berasal dari Kolombia, Nigeria, Papua Nugini, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.

Penghargaan ini diberikan karena perjuangan mereka di tingkat akar rumput dalam memerangi perubahan iklim dan menyelamatkan keanekaragaman hayati.

Sejak pertama kali diadakan pada 1989, ini merupakan kali pertama semua pemenang seluruhnya perempuan. Untuk diketahui, Penghargaan Lingkungan Hidup Goldman merupakan prakarsa filantropis Richard dan Rhoda Goldman.

Penghargaan ini termasuk yang paling bergengsi di bidang lingkungan hidup dan sering juga disebuat Green Nobel. Tahun ini para perempuan yang meraih penghargaan itu adalah Iroro Tanshi dari Nigeria; Borim Kim (Korea Selatan), Sarah Finch (Inggris), Theonila Roka Matbob (Papua Nugini), Alannah Acaq Hurley (Amerika Serikat), dan Yuvelis Morales Blanco (Kolombia).

BACA JUGA  Hari Sungai Sedunia, KLH/BPLH Aksi Pulihkan Sungai

Penerima Penghargaan Goldman dipilih dari masing-masing enam wilayah utama di dunia, seperti Asia, Amerika latin dan Tengah, serta Eropa. Mereka masing-masing menerima uang hadiah sebesar US$200.000.

John Goldman, Wakil Presiden Goldman Environmental Foundation mengatakan “Para pemenang Penghargaan 2026 adalah bukti nyata bahwa keberanian, kerja keras, dan harapan sangat membantu dalam menciptakan kemajuan yang berarti.”

Melawan korporasi

Morales Blanco, pemenang untuk wilayah Amerika Selatan dan Tengah, misalnya, berani berjuang melawan beberapa perusahaan minyak terbesar di dunia untuk menghentikan pengenalan fracking (teknik pengeboran nonkonvensional untuk mengekstrak minyak dan gas alam dari dalam batuan serpih dengan memompa campuran air, pasir, dan bahan kimi bertekanan tinggi ke dalam tanah) di Kolombia.

BACA JUGA  Peringati HPSN, Amphibi Bersih-bersih Sampah Plastik

Perempuan berusia 24 tahun itu tumbuh di keluarga nelayan di sepanjang tepi Sungai Magdalena di komunitas Afro-Kolombia Puerto Wilches . “Kami tidak punya apa-apa selain sungai. Sungai itu seperti ibu yang merawat saya,” katanya seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (21/4/2026).

Ia mulai mengorganisir protes setelah tumpahan minyak besar-besaran pada tahun 2018, yang memaksa relokasi puluhan keluarga dan menewaskan ribuan hewan.

Aktivismenya, yang membuatnya menjadi target intimidasi dan memaksanya untuk pindah sementara, membantu menghentikan proyek dan mengangkat fracking sebagai isu dalam pemilihan umum Kolombia tahun 2022.

Dua dari lima penerima penghargaan tahun ini lainnya juga memfokuskan upaya mereka pada perjuangan melawan bahan bakar fosil, yang menyebabkan perubahan iklim global dan polusi di masing-masing negara. (adi)

BACA JUGA  Sekolah Lapang Iklim, Upaya BMKG Jaga Ketahanan Pangan

Adiyanto

Related Posts

UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

UNIVERSITAS Gadjah Mada menandatangani dua piagam Nota Kesepahaman Bersama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Sinovac Holding Group Co. Ltd. di Ruang Tamu Rektor UGM, Selasa (21/4). Kesepakatan ketiga lembaga…

Jaga Kesehatan Jemaah, Kemenhaj Jabar Hilangkan Seremoni Pelepasan

UNTUK menekan risiko kelelahan jamaah yang kerap berujung pada gangguan kesehatan hingga ketinggalan kelompok terbang (kloter), Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat meniadakan seluruh rangkaian seremonial pelepasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

  • April 22, 2026
UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

Komunikasi Informasi Sebaiknya Dikemas Lewat Visualisasi Data

  • April 22, 2026
Komunikasi Informasi Sebaiknya Dikemas Lewat Visualisasi Data

Jaga Kesehatan Jemaah, Kemenhaj Jabar Hilangkan Seremoni Pelepasan

  • April 22, 2026
Jaga Kesehatan Jemaah, Kemenhaj Jabar Hilangkan Seremoni Pelepasan

760 Jemaah Haji Asal Probolinggo Bertolak ke Tanah Suci Melalui Bandara Juanda

  • April 22, 2026
760 Jemaah Haji Asal Probolinggo Bertolak ke Tanah Suci Melalui Bandara Juanda

Hari Pertama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UPI dan Unpad Berjalan Lancar 

  • April 22, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UPI dan Unpad Berjalan Lancar 

Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026

  • April 22, 2026
Enam Perempuan Pejuang Lingkungan Raih Goldman Award 2026