2.995 Peserta Ikuti UTBK di UPN Veteran Yogyakarta

UNIVERSITAS Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menyelenggarakan UjianTulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada 21-27 April.

UTBK yang diadakan di Kampus 2 UPN Veteran Yogyakarta di Babarsari ini diikuti 2.995 peserta.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Dra. Machya Astuti Dewi, M.Si mengatakan mereka berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh peserta, mulai dari alur kedatangan, kesiapan petugas, hingga dukungan teknis selama ujian berlangsung.

“Fokus kami memastikan seluruh peserta merasa nyaman dan tenang, sehingga bisa mengerjakan UTBK secara optimal tanpa terganggu hal-hal nonteknis,” tegasnya.

Kesiapan teknis

Dr. Machya menegaskan panitia universitas telah melakukan persiapan secara matang guna mendukung kelancaran proses ujian. Sejak tahap perencanaan, UPN Veteran Yogyakarta menempatkan kesiapan teknis dan kenyamanan peserta sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan UTBK-SNBT 2026.

BACA JUGA  ITB Raih UTBK Tertinggi pada SNBT 2024

Bahkan, imbuhnya telah dilakukan beberapa kali simulasi untuk menciptakan kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan UTBK.Secara rinci, ia mengungkapkan pelaksanaan UTBK di UPN Veteran Yogyakarta akan berlangsung selama enam hari pada  21-27 April terdapat 12 sesi ujian yang terbagi menjadi dua sesi utama setiap hari.

Sesi pertama berlangsung pada pukul 06.45 – 10.30 WIB, sedangkan sesi kedua pada pukul 12.30 – 16.15 WIB. Khusus Jumat, 17 April 2026 ujian sesi kedua akan digelar pada pukul 13.15 – 17.00 WIB. Setiap sesinya akan diikuti oleh 265 peserta.

“Pelaksanaan ujian dipusatkan di Kampus 2 Babarsari, tepatnya di Gedung Pattimura Lantai 1, 2, dan 3. Guna mendukung kelancaran proses ujian, panitia telah menyiapkan 11 ruang Laboratorium Informatika yang dilengkapi dengan 265 unit PC utama, serta 33 unit PC cadangan sebagai langkah antisipasi kendala teknis,” jelasnya.

BACA JUGA  UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seleksi Mandiri Bela Negara 1

Patuhi ketentuan

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Machya mengimbau agar seluruh peserta UTBK mematuhi ketentuan yang berlaku. Saat ujian, peserta UTBK wajib membawa kartu peserta, identitas diri (KTP/SIM), dan surat keterangan lulus.

Peserta wajib menggunakan pakaian pakaian rapi dan sopan, serta menggunakan sepatu. Peserta dilarang keras menggunakan kaos oblong dan sandal jepit.

Ia juga mengimbau agar peserta mengecek lokasi dan ruang ujian satu hari sebelum jadwal gunamenghindari keterlambatan. (AGT/M-01)

Related Posts

44.972 Peserta UM UGM CBT Perebutkan 3.729 Kursi

SEBANYAK 44.972 peserta UM UGM CBT (Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada Computer Based Test) mengikuti ujian yang berlangsung sejak Senin (2/6) hingga Senin (8/6). Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM,…

UIN Sunan Kalijaga Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Festival Difabel

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu, menggelar Perayaan dan Penganugerahan Festival Difabel bertajuk Here Together, Grow Forever. Gelaran ini sekaligus dalam rangka Dies Natalis ke-19 Pusat Layanan Difabel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

SAR Gabungan Sukses Selamatkan Warga Tercebur Sumur di Sleman

  • June 8, 2026
SAR Gabungan Sukses Selamatkan Warga Tercebur Sumur di Sleman

Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

  • June 8, 2026
Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

  • June 7, 2026
Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

  • June 7, 2026
Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

  • June 7, 2026
Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

  • June 7, 2026
Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga