Balita di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Kedungan

TIM SAR gabungan melakukan pencarian seorang balita berusia dua tahun yang dilaporkan hilang, terseret arus di Sungai Kedungan Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Hingga Kamis (9/4), operasi pencarian difokuskan pada penyisiran aliran sungai menggunakan enam perahu karet.

​Insiden ini bermula pada Rabu (8/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang merupakan anak pertama dari pasangan Bahrul Ulum dan Wulandari, diduga terjatuh ke sungai saat bermain di luar rumah, ketika kedua orang tuanya tengah beristirahat.

​Dugaan kuat korban tercebur ke sungai diperkuat dengan ditemukannya sepasang sandal milik balita tersebut. Afendi,35, warga setempat menyebutkan, pihak keluarga menemukan satu sandal di pinggir sungai dan satu lainnya terbawa arus sesaat setelah menyadari korban menghilang.

BACA JUGA  Tim SAR masih Akan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Cisarua

Dihentikan sementara

Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap Balita yang diduga terseret arus sungai. (Dok.Ist)

​Camat Tanggulangin, Arie Prabowo, menjelaskan bahwa proses pencarian sempat terkendala faktor cuaca pada Rabu malam sehingga harus dihentikan sementara.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi sejak pukul 07.00 WIB dengan jangkauan penyisiran yang lebih luas hingga ke wilayah hilir.

​”Kami sudah berkoordinasi dengan wilayah hilir seperti Penatarsewu. Pintu air dam juga telah dibuka dan dipasang jaring sebagai langkah antisipasi jika korban terbawa arus lebih jauh,” kata Arie.

​Di lokasi yang sama, Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano menegaskan, seluruh personel berada di bawah komando Basarnas.

Masih berjibaku

Enam regu dikerahkan untuk melakukan teknik manuver di air menggunakan perahu guna memicu pergerakan di dasar sungai, sementara tim lainnya melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran.

BACA JUGA  Pesantren Al Khoziny Siap Kembali Gelar Pembelajaran

​Sejumlah unit ambulans dari relawan juga telah disiagakan di lokasi kejadian untuk mempercepat proses evakuasi.

Hingga berita ini dilaporkan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, serta relawan warga masih terus berjibaku di lapangan guna menemukan keberadaan korban. (OTW/M-01)

Related Posts

Mahasiswa UNY Sulap Sisa Kayu Praktikum Jadi Kotak Tisu Estetis

MAHASISWA Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Mengajar Universitas Negeri Yogyakarta di SMKN 1 Kalasan Sleman menghadirkan inovasi kreatif dengan mengolah limbah kayu hasil praktikum siswa menjadi produk fungsional berupa kotak tisu.…

Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak proyek pemeliharaan jalan ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4). Meski kualitas aspal dinilai memenuhi syarat, Wabup menyoroti kondisi drainase yang dianggap menjadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UNY Sulap Sisa Kayu Praktikum Jadi Kotak Tisu Estetis

  • April 9, 2026
Mahasiswa UNY Sulap Sisa Kayu Praktikum Jadi Kotak Tisu Estetis

UGM Buka Jalur Seleksi Bibit Unggul

  • April 9, 2026
UGM Buka Jalur Seleksi Bibit Unggul

Covid-19 Cicada Disebut tidak Seganas Varian Sebelumnya

  • April 9, 2026
Covid-19 Cicada Disebut tidak Seganas Varian Sebelumnya

Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo

  • April 9, 2026
Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo

Balita di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Kedungan

  • April 9, 2026
Balita di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Kedungan

Takluk di Camp Nou, Barcelona Tolak Lempar Handuk

  • April 9, 2026
Takluk di Camp Nou, Barcelona Tolak Lempar Handuk