
HASIL berbeda dipetik tiga tim papan atas klasemen Super League. Ketika Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama memetik kemenangan tandang, sebaliknya Persija Jakarta dipaksa menelan kekalahan.
Kendati demikian, persaingan di papan atas klasemen dipastikan masih sengit. Hal itu jika melihat selisih poin tim yang tidak terlalu jauh.
Saat ini Persib masih memimpin klasemen dengan 61 poin dari 26 laga. Borneo di urutan kedua dengan 57 poin, sedangkan Persija di posisi ketiga dengan 52 poin.
Persib mendapat tambahan tiga poin setelah mengalahkan Semen Padang 2-0. Saat bertanding di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026), kedua gol Persib diborong Ramon Tanque pada menit
32 dan 70.
Redam Madura

Sementara itu, pada waktu bersamaan, Borneo FC sukses meredam Madura United 3-1 di Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. Ketiga gol Pesut Etam dicetak Koldo Obieta menit ke-2 dan 61, serta Mario Peralta pada menit ke-90+5. Adapun satu-satunya gol balasan Madura United akibat gol bunuh diri Christophe Nduwarugira menit ke-41.
Dengan hasil itu Madura United dan Semen Padang sama-sama mengumpulkan 20 poin dan tertahan di posisi ke-16 serta ke-17 klasemen.
Tumbang di Lampung

Sebelumnya, dua gol Moussa Sidebe berhasil membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC menumbangkan Persija Jakarta 3-2 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim.
Pada pertandingan tersebut Moussa Sidibe mencetak gol pada menit 27 dan 90+4, sedangkan stu gol lagi dibuat Dendy Sulistyawan (86′). Adapun dua gol balasan Macan Kemayoran dicetak Rayhan Hanan menit 1 dan Fabio Calonego pada menit ke-62.
Pada babak kedua menit 47, Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat dikartu merah oleh wasit setelah mendapat kartu kuning kedua.
Kekurangan pemain
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengatakan kehilangan satu pemain di awal babak kedua membuat momentum kemenangan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC hilang.
“Jadi kurang satu pemain ini akan sangat berbeda yang terjadi. kartu merah yang didapatkan Jordi Amat pada menit 47 tidak wajar terjadi,” katanya.
“Namun karena kehilangan satu pemain, kami akhirnya menerapkan strategi bertahan dan mencoba serangan balik,” kata dia.
Mauricio Souza pun menegaskan bahwa Persija akan tetap bersaing dalam perebutan tempat pertama hingga liga Indonesia Super League berakhir. “Kami memang tertinggal poin dari posisi satu dan dua, tapi saya tidak ragu tim ini mau jadi juara, maka untuk itu kami tidak boleh kehilangan poin lagi seperti laga hari ini,” katanya.
Puji Sidebe
Di sisi lain, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster memuji performa Moussa Sidebe seusai mencetak dua gol. Paul Munster mengatakan bahwa melawan Persija Jakarta bukanlah pertandingan yang mudah karena mereka adalah tim yang kuat dan sulit.
“Sudah saya kira Sidibe akan bermain baik dan ia memiliki kualitas. Saya juga apresiasi Dendy Sulistyawan yang mencetak gol melalui tendangan bebas,” kata dia. (*/M-01)







