Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

LONJAKAN wisatawan ke Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 melampaui ekspektasi. Hingga pertengahan masa libur, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 700 ribu orang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku terkejut dengan tingginya angka kunjungan tersebut. Ia menyebut lonjakan ini jauh di atas perkiraan awal.

“Jumlah pengunjung itu mencapai angka 700.000 orang. Ini betul-betul mengagetkan karena kami tidak menyangka akan setinggi ini,” tuturnya.

Tembus 1 juta

Farhan memprediksi jumlah wisatawan akan terus bertambah pada puncak akhir pekan. Bahkan, total kunjungan berpotensi menembus angka 1 juta orang.

“Bisa sampai 1 juta, terutama di Sabtu dan Minggu yang menjadi puncak kunjungan,” ucapnya.

Menurut Farhan, mayoritas wisatawan datang dari wilayah Jabodetabek dan didominasi oleh rombongan keluarga. Mereka memilih Bandung sebagai destinasi utama untuk menghabiskan libur Lebaran.

BACA JUGA  Jelang Natal, Minyakita Mulai Langka di Pasaran

Ia menilai tren tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang tidak mencapai target. Peningkatan signifikan ini menunjukkan daya tarik Kota Bandung masih sangat kuat.

“Pemerintah  pun memastikan seluruh perangkat daerah disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan. Saya juga  mengimbau seluruh pihak menjaga kenyamanan dan ketertiban selama masa libur berlangsung.

Okupansi hotel

Farhan menerangkan, tingginya jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Bandung bisa dilihat juga dari naiknya tingkat hunian hotel atau okupansi yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Okupansi hotel bintang tiga hingga lima berada di atas 50 persen. Sementara secara keseluruhan, tingkat hunian mendekati angka tersebut.

“Hotel bintang 3 sampai bintang 5 di atas 50 persen, rata-rata mendekati 50 persen dengan jumlah kamar yang sangat banyak. Pada masa puncak libur, tepatnya H+2 dan H+3 Lebaran, tingkat hunian bahkan menembus lebih dari 90 persen. Hal ini menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menginap di Bandung,” sambungnya. (zahra/M-01)

BACA JUGA  Pemkot Bandung Petakan Wilayah Utara dan Timur Rawan Longsor 

Related Posts

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.…

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

SEORANG dokter internship di salah satu RS di Cianjur, Jabar, berinisial AMW (26) dikabarkan meninggal dunia dengan status suspek campak pada Kamis (26/3). Saat mendengar kabar tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

  • March 30, 2026
Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

  • March 30, 2026
Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH