Amerika Siap Berdialog dengan Iran di Pakistan

DIREKTUR Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengungkapkan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan menggelar dialog akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan.

Hal itu diungkapkan Rafael, dikutip harian Italia Corriere della Sera. Menurut Grossi mengatakan pembicaraan tersebut akan mencakup isu rudal, milisi, serta jaminan keamanan.

“Kali ini, pembicaraan juga akan mencakup soal rudal, milisi yang terkait dengan Republik Islam, dan jaminan keamanan bagi Iran,” kata Grossi.

Ia menyebut kemungkinan adanya solusi sementara yang bisa disepakati, meski tidak harus bersifat militer. Selain itu juga ada rencana diplomatik yang memungkinkan dua pendekatan sekaligus.

Pertama, penghentian sementara pengayaan uranium karena kondisi politik, militer, dan kepercayaan dan kedua, isu tersebut akan dikaji kembali dalam lima hingga 10 tahun mendatang.

BACA JUGA  Puluhan Orang Tewas dalam Ledakan di Bandar Abbas Iran

Kehendak Iran

Di sisi lain, Iran menyatakan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) hanya akan terjadi jika Teheran menyatakan kehendaknya dan Washington sepenuhnya menghapus niat untuk bertindak melawan rakyat Iran.

“Perundingan hanya akan terjadi jika itu adalah kehendak kami dan jika niat untuk bertindak melawan rakyat Iran sepenuhnya dihilangkan,” kata juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya militer Iran, Ebrahim Zolfaghari.

“Hingga itu menjadi kehendak kami, tidak ada yang akan kembali normal. Ini hanya akan terjadi ketika niat untuk bertindak melawan rakyat Iran sepenuhnya dihapus dari pikiran kotor kalian,” ujarnya.

Tidak percaya

Iran juga menegaskan bahwa mereka masih belum bisa mempercari Amerika Serikat. Betapa tidak? Perundingan antara AS dan Iran telah dua kali gagal.

BACA JUGA  Gubernur California Perintahkan Investigasi Hidran tak Berfungsi

Pada Juni, Israel dengan dukungan Presiden AS Donald Trump menyerang Iran menjelang putaran pembicaraan, sementara pada Februari, AS dan Israel melancarkan operasi setelah tercapai kesepakatan awal terkait isu nuklir.

Iran juga disebut telah menyampaikan kepada otoritas Pakistan, Mesir, dan Turki bahwa peningkatan kehadiran militer AS di kawasan semakin memperkuat kekhawatiran Teheran bahwa tawaran perundingan damai dari Trump mungkin hanya strategi. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

TIM nasional Indonesia sukses mencetak kemenangan pada laga pertamanya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Saat menghadapi Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, skuat Garuda menang 2-0.…

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto mengecek Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat menyusul temuan penyimpangan di Lapas tersebut oleh Ombudsman. Agus meninjau sejumlah bagian Lapas Cibinong, termasuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks