
SATLANTAS Polresta Sidoarjo bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan cek kesehatan pengemudi menjelang mudik lebaran 2026. Aksi petugas gabungan itu dilakukan di sejumlah garasi perusahaan otobus.
“Kami tidak hanya melakukan pengecekan di terminal, tetapi juga menyisir garasi-garasi bus untuk memastikan kesiapan armada sejak dari kandangnya,” kata Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugerah Putra, Kamis (22/3).
Langkah jemput bola itu dilakukan sejak tiga hari terakhir, dengan mendatangi satu per satu garasi bus antarprovinsi. Setiap armada yang akan keluar garasi wajib menjalani pemeriksaan ketat, mulai dari kondisi ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga ketersediaan peralatan darurat.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan, seluruh armada yang digunakan angkutan Lebaran, dalam kondisi prima dan layak jalan. Sehingga armada yang dioperasikan, akan memberi kenyamanan dan keselamatan konsumen pengguna angkutan bus.
Serangkaian tes kesehatan

Selain kelaikan fisik kendaraan, kesehatan para sopir juga menjadi sorotan utama. Seluruh pengemudi yang akan bertugas wajib mengikuti serangkaian tes kesehatan.
Tes yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), tes kadar gula darah, hingga tes urine. Petugas memastikan mereka bebas dari pengaruh narkoba atau zat berbahaya lainnya.
?Inovasi baru juga diterapkan pada angkutan Lebaran tahun ini. Pihak kepolisian dan Dishub bekerja sama dengan pengelola PO untuk memasang alat speed tracker pada masing-masing armada. Alat ini berfungsi memantau kecepatan bus selama perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat pengemudi yang ugal-ugalan. (OTW/A-2)







