
BUPATI Sidoarjo Subandi bersama jajaran Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan pada Kamis (5/3) siang.
Sidak itu untuk menjamin keamanan pangan dan stabilitas harga komoditas bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam penyisiran di beberapa lokasi seperti Indomaret, Matahari, dan Superindo, tim gabungan memeriksa satu per satu produk makanan dan minuman (mamin) yang dipajang di etalase.
Bupati Subandi menegaskan, secara umum stok pangan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.
Kerusakan fisik

Meski demikian, petugas masih menemukan beberapa produk kaleng yang mengalami kerusakan fisik atau penyok di salah satu gerai. Subandi langsung memberikan instruksi kepada pihak pengelola ritel untuk menarik produk tersebut dari rak penjualan.
”Tadi ada temuan susu yang kalengnya pesok (penyok). Kami minta pihak pengawas segera menyisihkan barang tersebut. Jika kemasan rusak, dikhawatirkan bakteri bisa masuk dan membahayakan kesehatan konsumen,” kata Subandi di sela-sela sidak.
Selain mengecek mamin kemasan, Bupati juga meninjau komoditas daging dan ayam yang dijual. Petugas medis telah mengambil sampel daging untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan higienitas dan mengantisipasi adanya kandungan bakteri berbahaya.
”Sampel daging sudah diambil untuk cek laboratorium. Kita ingin pastikan kualitasnya layak konsumsi. Jika nanti ditemukan indikasi bakteri, akan segera kami sampaikan ke publik dan ditindaklanjuti,” kata Subandi.
Pengawasan berkala

Terkait harga kebutuhan pokok, Subandi memastikan kondisi di lapangan masih stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
Ia menyatakan bahwa seluruh harga sembako terpantau masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan terus melakukan pengawasan secara berkala hingga hari raya tiba untuk mengantisipasi beredarnya mamin tak layak konsumsi di tengah masyarakat. (OTW/Y-02)






