Ahmad Abdul Wasiudin Resmi Jabat Direktur Al Syukro Universal

YAYASAN Dompet Dhuafa Republika (YDDR) resmi melantik Ahmad Abdul Wasiudin sebagai Direktur Perguruan Islam Al Syukro Universal (PIASYU) untuk periode 2026-2028. Pelantikan dan serah terima jabatan itu berlangsung di Sasana Budaya Rumah Kita, Gedung Filantropi Dompet Dhuafa, Jakarta, Kamis (19/2/2026) lalu.

Prosesi transisi kepemimpinan ini ditandai dengan penyerahan amanah dari Direktur PIASYU demisioner periode 2019-2026, Cicih Kurniasih, kepada Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini.

Selanjutnya, mandat tersebut diserahkan secara resmi kepada Ahmad Abdul Wasiudin. Turut hadir menyaksikan prosesi ini, Ketua Yayasan Pendidikan Umar Usman (YPUU), Asep Hendriana.

Dalam momen purnatugasnya, Cicih Kurniasih merefleksikan kembali perjalanannya memimpin PIASYU. “Langkah pertama ketika saya menjadi Direktur PIASYU adalah mencanangkan perbaikan tata kelola dan manajemen sistem, serta mengubah pengelolaam SDM,” ungkap Cicih.

Soliditas manajemen

Ia turut mengapresiasi soliditas manajemen yang dinilai telah berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. “Terima kasih kepada manajemen karena berhasil menjadikan PIASYU sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional yang mendapat penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia,” tambahnya.

Menyambung estafet tersebut, Ahmad Abdul Wasiudin menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan berbagai legasi yang telah ditorehkan, mulai dari pendirian SMA, pembangunan masjid, kegiatan sambut pagi, hingga perbaikan kesejahteraan guru dan karyawan.
Dalam sambutan perdananya yang bertepatan dengan momen bulan Ramadan, ia merumuskan empat fokus utama PIASYU ke depan.

“Ke depan untuk Perguruan Islam Al Syukro Universal ada empat hal: meningkatkan kualitas output sekolah yang menghasilkan lulusan berkarakter islami, cerdas, peduli lingkungan, berwawasan global dan berjiwa pemimpin; menyediakan fasilitas memadai seperti gedung SMA dan masjid; mewujudkan kemandirian PIASYU; serta berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan spesifik,” papar Wasiudin. (RO/Agt/N-04)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

PERASAAN haru, tak bisa disembunyikan Pramanda Arif Setiawan ketika menerima ijazah Sarjana milik Taranda Finuri A’raf Habib al Furqon. Taranda, lulusan program Sarjana (S1) Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas…

Mahasiswa UGM Ikuti NIB 2026 di Kanada

SEORANG mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir UGM, Marchelino Chrisrichy Cosmo Hutama, terpilih untuk mengikuti Nuclear Innovation Bootcamp (NIB) 2026 yang diselenggarakan oleh Nuclear Innovation Alliance pada 26 Juli – 8…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

  • August 26, 2026
Gulung Australia, Tim Voli Indonesia ke Perempat Final AVC Continental

Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

  • August 26, 2026
Tim SAR Temukan Satu Wisatawan Meninggal di Pantai Karangpapak Santolo

Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

  • August 26, 2026
Kebakaran di TPA Nangkaleah belum Padam, Delapan Kampung Terdampak Asap

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

  • August 26, 2026
Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

  • August 26, 2026
Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

  • August 26, 2026
Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka