Prabowo Optimistis Kesepakatan Tarif Dagang RI–AS Segera Final

PRESIDEN RI Prabowo Subianto menyatakan optimistis bahwa proses negosiasi tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan yang solid.

“Saya berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kami telah bernegosiasi dengan sangat intens selama beberapa bulan terakhir dan saya rasa kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada Gala Iftar Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2) waktu setempat.

Prabowo berharap perjanjian perdagangan tersebut dapat menjadi pendorong utama bagi penguatan kemitraan dan kerja sama ekonomi Indonesia–AS secara berkelanjutan. Sejumlah perjanjian penting, baik antar-lembaga maupun antarperusahaan, telah ditandatangani menjelang kesepakatan final.

BACA JUGA  Basuki Hadimuljono Resmi Dilantik sebagai Kepala Otorita IKN

Rencananya, Presiden Prabowo bersama Presiden AS Donald Trump akan menandatangani pakta dagang final pada Kamis (19/2) waktu setempat.

Sebelum bertolak ke Amerika Serikat, Prabowo sempat memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan strategi Indonesia dalam menghadapi dinamika dan perundingan ekonomi global.

Tarif Dagang RI-AS harus menguntungkan

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa Presiden menegaskan arah dan prinsip yang harus dipegang pemerintah dalam setiap perundingan ekonomi internasional.

Kepala Negara menekankan pentingnya memastikan setiap langkah diplomasi ekonomi benar-benar berpihak pada kepentingan nasional.

“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat, adalah yang terbaik dan paling menguntungkan,” ujar Teddy.

BACA JUGA  Insiden Penembakan Terjadi di New York, Delapan Orang Terluka

Sebelumnya, U.S.-ASEAN Business Council (USABC) melaporkan perusahaan Indonesia dan Amerika Serikat telah menandatangani sejumlah kesepakatan bisnis senilai lebih dari 7 miliar dolar AS yang mencakup sektor pertanian, pengembangan mineral kritis, energi, dan semikonduktor. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel melalui KAI Logistik Express sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, layanan KAI Logistik Express telah melayani lebih dari 2 juta kiriman paket…

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

HOLDING BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney turut berpartisipasi dalam ASTINDO Travel Fair (ATF) 2026 di Mal Pakuwon, Surabaya pada 20-23 Agustus 2026. Dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

  • August 21, 2026
Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong